tegaskan-komitmennya-kiip-wireless-pilih-pendekatan-digital-1

Tegaskan Komitmennya, KIIP Wireless Seleksi Pendekatan Digital

AKURATNEWS – Dalam rangka pengembangan teknologi nirkabel PT KIIP Indonesia (KIIP Wireless) tetap menegaskan komitmennya.

Komitmen ini diwujudkan KIIP Wireless via beragam buatan yang ditawarkannya via platform e-commerce miliknya.

“Kami terus menghadirkan produk-produk terbaru yang premium & affordable baik dari karakter maupun sisi harga, menyelaraskan dengan perekonomian yang tersedia di Indonesia. Agar nantinya kita tidak hanya menjelma pengguna saja namun jadi produsen, ” ujar CEO PT KIIP Indonesia, Meilina Sembiring di Jakarta, Sabtu (12/6).

Hingga saat ini, KIIP Wireless menaungi tiga merk yakni Baseus, KIIP Wireless dan Sakumini. Sebagai informasi, Baseus merupakan merek asal China, sedangkan KIIP Wireless serta Sakumini merupakan brand asli buatan KIIP Wireless.

Baseus menawarkan sebanyak produk dari phone jolder, charger, kabel data, power bank, headset atau handsfree hingga earphone TWS Bluetooth. Selain itu, Baseus pula menawarkan produk perlengkapan dengan dapat disematkan di mobil.

Sementara tersebut KIIP Wireless terfokus di dalam pengembangan teknologi nirkabel, dan menawarkan produk seperti wireless charger, wireless power bank, dan wireless car charger. Sedangkan Sakumini terfokus pada kategori produk wireless speakers.

KIIP Wireless juga menyebut bahwa perusahaannya memilih untuk menggunakan ancangan digital guna menjangkau semesta masyarakat di tanah minuman. Selain itu, KIIP Wireless juga menegaskan komitmennya melayani dan menyediakan teknologi terbaru dengan harga terjangkau.

“Sehingga perusahaan awak dapat membantu memenuhi keinginan masyarakat Indonesia secara benar, lengkap dan efisien melalaikan platform digital, ” pungkas Meiliana.

hendricks-gin-rayakan-hari-mentimun-dunia-1

Hendrick’s Gin Rayakan Hari Mentimun Dunia

AKURATNEWS – Dalam rangka memperingati Hari Mentimun dunia, 14 Juni 2021 mendatang Hendrick’s Gin mengundang publik untuk menyampaikan diri dan terbebas lantaran kebiasaan konvensional dengan melangsungkan hal yang tidak biasa di hari itu.

Hari Mentimun Dunia merupakan perayaan tahunan dengan menampilkan pahlawan pembuat gin yang menjadikan buah yang luar biasa ini secara menambahkan keanehan yang menyenangkan pada rutinitas harian Kamu.

Semua dengan ingin tahu dapat cepat menandai acara ini secara ‘si buah hijau’ ini dapat menggunakannya sebagai timbil uang mentimun di mengamuk lokal favorit yang berpartisipasi dengan imbalan Anda bisa mendapatkan Hendrick’s & Tonic gratis.

Rasakan sesuatu yang tidak berpunya dan pasrahkan diri di dalam pengalaman luar biasa pada hari ini. Jangan kurang Hendrick’s & Tonic dengan menyegarkan akan berada di dalam genggaman, yang tampil ideal dengan hiasan mentimun.

Langsung persiapkan diri dan tahan rasa penasaran Anda terhadap ‘si pokok hijau’ perkasa dan asing biasa untuk mendapatkan kecil petualangan baru. Lupakan uang tunai dan kartu, cukup dengan mentimun!

Untuk menghormati hari yang ditakdirkan ini, mentimun Kamu akan menjadi mata kekayaan nyata di bar dengan berpartisipasi dimulai pada 18-19 Juni 2021.

Kunjungi tempat minum kesayangan Anda untuk menukarkan mentimun yang luar biasa secara Hendrick’s Tonic yang enak.

Perayaan ‘kehijauan’ sederhana ini dapat terjadi di mana pun Anda mau, baik itu dalam bar lokal kesayangan atau bahkan di dapur vila Anda sendiri. Hendrick’s Gin sangat menjunjung tinggi mentimun.

Dengan cara penyulingan yang mencakup kelopak mawar dan infus mentimun yang aneh namun luar biasa, sehingga menghasilkan gin dengan luar biasa lembut yang merupakan perpaduan langka jarang rasa ringan dan kompleks sekaligus.

Penggandaan mentimun ke Hendrick’s & Tonic membuka keagungan penuh rasa glasial yang berbudi pada perpaduan gin & melepaskan cita rasa gin yang sangat seimbang.

Baik itu secara penyajian mentimun secara classic curl, elegant spears, penyerapan unusual tongue atau dengan irisan tebal, mentimun tersebut tentu memberikan banyak jalan untuk kita semakin bereksperimen dan ekspresif dalam bentuk dan ukuran yang benar akan menyenangkan mata mematok langit-langit indera perasa Anda.

Manjakan muncul Anda dengan Hendrick Tonic yang sangat lezat dengan bundel World Cucumber Day edisi khusus, tersedia mulai 17 Juni – 6 Juli di outlet dengan berpartisipasi.

Pada setiap bundel termasuk sebotol Hendrick Gin yang lezat, dua botol Fever Tree Tonic Water dan Cucumber Companion untuk menambah kekhasan perayaan Anda di rumah.

“Setiap tahun, awak mempersembahkan Hari Mentimun se dunia untuk buah fadil ini dan memberikan seluruh perhatian yang layak diterimanya. Tahun ini, Hendricks Gin mengubah mentimun yang kuat menjadi kunci untuk mengambil pelarian yang sangat dibutuhkan dari hal yang tidak konvensional, baik itu membongkar-bongkar mentimun spesial di negeri maya atau berkreasi dengan hiasan mentimun, ” perkataan Charmaine Thio, Brand Ambassador Asia Tenggara untuk Hendricks Gin, Thio di Jakarta, Jumat (11/6).

“Saya berharap ini menyampaikan pengalihan yang disambut indah dari rutinitas harian kita dan saya tidak sabar untuk melihat bagaimana pecinta gin merangkul hal yang tidak biasa dalam perjamuan berbahan bakar mentimun tahun ini, ” sambungnya.

Kontes ini dimulai14 Juni dan berakhir di 21 Juni. Bagi pemenang akan dihubungi melalui DM pada 22 Juni 2021 mendatang.

zero-odol-ini-kesepakatan-pemerintah-dan-industri-tetapkan-penerapan-1

Kosong ODOL? Ini Kesepakatan Negeri dan Industri Tetapkan Penerapan

Jakarta, Akuratnews. com – Pandemi yang melanggar Indonesia di awal tarikh 2020 mengakibatkan pertumbuhan zona industri pengolahan nonmigas menemui penurunan sebesar 158% sejak 4, 34% menjadi kurang 2, 52%.

Saat ini, industri nasional dalam masa recovery, tetapi apabila dibandingkan dengan kurun yang sama tahun sebelumnya, pada triwulan I 2021, pertumbuhan sektor industri pengolahan nonmigas masih mengalami penurunan sebesar 135% dari 2, 01% menjadi -0, 71%. Pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia juga masih dibayangi oleh gelombang pandemi berikutnya.

Peristiwa itu disampaikan Ashady Hanafie, Kepala Seksi Sumber Gaya Industri dan Sarana Prasarana Industri, Subdirektorat Industri Semen dan Barang Dari Semen Kemenperin dalam acara FGD bertajuk “Kebijakan Zero ODOL, Kesiapan Industri dan Tantangan Menjaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, yang diselengagarakan Warta Ekonomi, Kamis (10/6).

“Sektor industri salah tulang punggung untuk perekonomian nasional serta menjadi sektor penyumbang terbesar terhadap PDB nasional, ” ujarnya.

Tempat mengutarakan banyaknya perusahaan yang tutup akibat pandemi ini, berakibat pada penurunan gaya kerja. Menurutnya, penurunan gaya kerja ini juga berpotensi memperbesar permasalahan sosial. Terekam, jumlah tenaga kerja pabrik sampai dengan Februari 2021 mengalami penurunan sebesar 5% (yoy).

Jadi, dia meminta agar permasalahan yang dihadapi industri masa ini jangan dulu dibebani lagi dengan hal-hal asing seperti kebijakan Zero Over Dimension Over Load (ODOL) yang akan diterapkan di awal 2023 mendatang. Dia meminta semua pihak bersama-sama menjaga agar kondisi pabrik di Indonesia ini langgeng kondusif.

Karenanya, dia meminta agar kecendekiaan Zero ODOL ini pula bisa diundur lagi hingga 2025 mendatang, sampai situasi sektor industri yang sedang terpuruk saat ini bisa pulih kembali.

Selanjutnya satu 2
soal-produk-kemasan-plastik-komnas-anak-pesan-begini-1

Soal Produk Kemasan Plastik, Komnas Anak Pesan Begini

Jakarta, Akuratnews. com porakporanda Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait meminta umum untuk cermat dalam memakai plastik dan mengetahui jenis plastik yang bisa berpengaruh untuk kesehatan tubuh. Situasi ini disampaikannya, melihat keluaran plastik sudah menjadi bagian hidup masyarakat negeri.

Sebagaimana diketahui, zaman ini aneka jenis plastik dengan mudah ditemukan pada pasaran dan digunakan dengan luas baik sebagai paket pangan maupun perabotan sendi tangga. Plastik merupakan polimer sintetis yang telah dimanfaatkan manusia sejak lebih lantaran 70 tahun lalu.

Arist mengingatkan kelompok khususnya para ibu buat jeli dalam memilih paket plastik yang akan dimanfaatkan untuk bayi dan anak-anak mereka. Hal itu memikirkan tidak semua kemasan berbahan plastik untuk makanan & minuman itu cocok untuk seluruh usia.

“Di Indonesia, masih selalu dipakai kemasan-kemasan plastik misalnya piring yang untuk nasi, juga kemasan botol susu anak-anak, yang kalau diperhatikan jika terkena sinar matahari bisa melengkung.   Itu juga digunakan oleh budak dan balita, ” perkataan Arist  dalam konferensi pers Selasa (8/6).

Dia mengatakan banyak sebab kemasan-kemasan makanan dan minuman berbahan plastik, ada kurang kandungan zat kimia yang keberadaannya patut dicermati dalam hal jumlah dan potensi migrasinya seperti zat BPA. Jadi harus dipastikan kalau produk dan kemasan yang beredar di pasaran harus mendapat izin edar lantaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Maka, sebutan Arist, Komnas Anak harus menyampaikan kepada publik supaya ibu-ibu mendengar itu.

“Saya tidak menuturkan produknya apa, tetapi aku lihat nyata ada plastik dipakai oleh ibu-ibu dengan menengah bawah. Oleh karena itu Komnas Perlindungan Bani mengingatkannya, ” ucapnya.

Karena beberapa zat itu berbahaya bagi budak, balita, bahkan janin, Arist juga mengingatkan tugas BPOM yang bukan hanya sekedar mengawasi makanan, tetapi juga kemasan. Dia mengatakan BPOM jangan hanya fokus memperhatikan konten atau isinya sekadar apakah kadaluarsa atau tidak, tapi harus mengawasi kemasannya.

“Jangan lengah, kemasan itu kalau di Eropa kalau beli susu atau beli apapun, jika sudah penyok tidak boleh dijual. Tapi di Nusantara, karena pemahaman ibu-ibu yang menengah ke bawah sedang kurang soal itu, mereka tetap menggunakannya, ” tukas Arist.

Karenanya, dia mengatakan bahwa produk-produk yang terbuat dari plastik itu harus betul-betul diwaspadai. Karena, plastik yang belum ada ijin edarnya tersebut berbahaya bagi bayi, balita, dan janin.

“Karenanya, saya mengimbau pada seluruh ibu di seluruh nusantara untuk tidak lagi menggunakan produk-produk plastik tersebut dengan sembarangan. Sendok selalu, kalau mau minum obat memakai plastik. Zaman kami pakai stainless. Sekarang serba-serbi plastik, coba lihat dalam dapur ibu, kalau menengah bawah pakai plastik, jika menengah atas ada plastik, ” kata Arist kepada ibu-ibu kader yang siap saat itu.

Selanjutnya 1 2
meningkat-saat-pandemi-pelanggan-grabfood-didominasi-gen-z-1

Meningkat Saat Pandemi, Pelanggan GrabFood Didominasi Gen Z

AKURATNEWS porakporanda Pandemi Covid-19 mempercepat proses adopsi layanan digital dalam kehidupan sehari-hari terutama pada generasi Z (Gen Z).

Gen Z adalah yang lahir pada akhir 1990 hingga awal 2010-an. Sebesar ahli demografi, pemasaran, dan budaya merumuskan, generasi itu dibentuk oleh mereka yang lahir pada 1997-2012.

Generasi ini ialah ‘adik’ dari generasi milenial yang menjadi buah meng dalam wacana sosial serta budaya selama ini. Dibanding kakaknya, generasi ‘digital native’ ini dinilai lebih membekukan diri, berperilaku baik serta menghindari risiko.

Karakteristik generasi yang istimewa ini menarik banyak kalangan untuk menelitinya, termasuk di Indonesia. Menurut sensus Institusi Pusat Statistik (BPS), tingkatan Z merupakan segmen terbesar di Indonesia yang mencakup 27, 94 persen dibanding total penduduk.

Yang terbaru, lembaga pengkajian Katadata Insight Center (KIC) mengeksplorasi preferensi mereka di layanan digital yang mencakup belanja online, layanan pesan-antar makanan (food delivery), & layanan pengantaran sembako (online grocery) dalam survei dengan dilakukan di Jabodetabek serta tujuh kota besar lainnya.

Survei tersebut mengungkapkan 50 persen tingkatan Z memilih GrabFood jadi penyedia layanan pesan-antar sasaran yang paling sering mereka gunakan dalam 3 bulan terakhir, disusul GoFood (46 persen), ShopeeFood (3 persen), dan Maximfood (kurang lantaran 1 persen).

Sebanyak 50 persen responden mengatakan, mereka telah menggunakan layanan pengiriman makanan online. Alasan mereka menggunakan servis ini antara lain praktis, tidak sempat memasak & bosan dengan makanan rumahan.

“Menariknya, survei menemukan bahwa 44 upah pengguna pengantaran makanan di Gen Z adalah pemakai baru yang baru tiba menggunakan layanan ini selama pandemi, dan 90 upah dari mereka menyatakan kalau mereka ingin untuk langsung menggunakan layanan pengiriman sasaran setelah pandemi, ” prawacana Stevanny Limuria, Head of Research KIC, saat peluncuran hasil riset ini kira-kira waktu lalu.

Responden yang memilih GrabFood sebagai penyedia layanan pesan-antar pilihan mereka menyatakan kalau kemudahan penggunaan aplikasi jadi salah satu alasan istimewa. Faktor lain yang dipertimbangkan adalah metode pembayaran dan jenis pilihan makanan.

“Survei ini menyorot pola konsumsi layanan digital di kalangan Generasi Z. Kami fokus pada itu karena mereka lahir dan besar di tengah masa teknologi yang berkembang pesat, dengan lahirnya media baik dan internet. Selain menggantikan sebagian besar penduduk Indonesia, mereka juga memiliki gaya beli yang cukup mulia, ” lanjut Stevanny perkara dasar penelitian ini.

Geni, seorang profesional yang bekerja di suatu perusahaan konsultan media yang sempat diwawancarai mengaku telah sangat terbiasa menggunakan layanan transportasi dan pengantaran makanan online seperti GrabFood. Tetapi, sejak pandemi ia serupa mulai menggunakan layanan bayaran harian (grocery) dan e-commerce untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena alasan praktis.

Survei ini dikerjakan secara online terhadap 1. 146 responden antara 13-18 April 2021 dan membawabawa responden berusia 18-29 tahun dari Jabodetabek, Surabaya, Medan, Bandung, Makassar, Semarang, Denpasar dan Yogyakarta. Sebanyak 82 persen respondennya berusia 18-26 tahun.

Jumlah pasar atau Gross Merchandise Value (GMV) layanan pesan-antar makanan di Indonesia diprediksi mencapai USD3, 7 miliar pada 2020 dan sempurna dibanding tetangganya, yakni Thailand (USD2, 8 miliar), Singapura (USD2, 4 miliar), Filipina (USD1, 2 miliar) serta Malaysia (USD1, 1 miliar).

Angka-angka ini didapat dari penelitian ventura asal Singapura, Momentum Works, yang meluncurkan hasil riset pada awal tahun itu. Dari riset ini, Grab menjadi pemimpin pangsa rekan dengan 53 persen di Indonesia.

“Selain kenaikan pengguna baru online shopping, food delivery, dan online grocery, survei itu menangkap keinginan para pengguna baru layanan digital untuk melanjutkannya setelah pandemi berlalu, ” tutup Stevanny.

juventus-dan-gilus-mix-resmi-bermitra-1

Juventus dan Gilus Mix Sah Bermitra

AKURATNEWS – Siapa yang tidak kenal klub sepakbola Juventus? Klub asal Itali yang didirikan pada1897 menjadi asosiasi tersukses di dunia.

Sebagai salah satu klub sepakbola yang menyesatkan populer, tak heran masa perusahaan-perusahaan bersaing menjadi pacar resmi klub yang sudah memenangkan dua gelar gabungan Champions tersebut.

Kabar terbaru, Juventus serta Gilus Mix, merek salinan hitam Torabika yang perdana diluncurkan, sepakat menjadi pacar regional setelah perjanjian kemitraan mereka diumumkan hari ini oleh klub.

Kemitraan dengan Gilus Mix, yang dipasarkan sejak Maret 2020, tak hanya akan meningkatkan kehadiran Juventus di Indonesia, namun juga akan menjangkau tingkatan muda penggemar di negeri air, yang merupakan area fokus penting bagi perkumpulan dan mitra.

“Kami secara bangga mengumumkan kolaborasi Gilus Mix dengan Juventus, ” kata Jonathan Setiadi, Eksekutif Pemasaran Torabika Eka Dunia, produser Gilus Mix, Senin (7/6).

Setiadi menambahkan, anak muda Nusantara adalah penggemar berat sepakbola, dan Juventus memiliki asas penggemar yang besar di Indonesia.

“Oleh karena itu kami tetap kolaborasi ini akan memajukan relevansi merek Gilus Mix bagi konsumennya, para peminum kopi muda Indonesia, ” ujar Setiadi.

Mayora sendiri bukan mula-mula kali melakujan kolaborasi mulia. Sebelumnya produk Mayora beberapa kali muncul di postingan artis Korea, bahkan hidup drama Korea yang sempat membuat heboh.

kemenkumham-perkuat-akses-layanan-publik-melalui-sipp-1

Kemenkumham Perkuat Akses Layanan Terbuka Melalui SIPP

AKURATNEWS. COM – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia tengah mencari jalan tingkatkan akses informasi servis publik melalui pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP).

Hal tersebut dikemukakan Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Pas Kemenkumham Heni Susila Wardoyo saat sambutannya pada Sosialisasi Pengelolaan SIPP di Kanwil Kemenkumham Yogyakarta pada Kamis (3/6) lalu.

“Pengelolaan pelayanan publik lantaran hulu ke hilir sedang harus terus ditingkatkan. Karena itu tata kelola SIPP masuk dalam target kemampuan Kemenkumham tahun 2021”, ucap Heni dalam keterangan tercatat yang diterima Akuratnews. com, Sabtu, (5/6).

Mendukung itu, Kemenkumham terbitkan pedoman tentang Pengelolaan SIPP pada 31 Maret 2021 lalu. Tujuanya entri bahan seluruh satuan kerja dalam Kemenkuham ke dalam aplikasi SIPP.

“Pada akhir triwulan kedua, saya menargetkan seluruh unit utama, Kanwil, dan UPT telah rampung mengisi layanan publiknya di SIPP” jelas Heni.

SIPP, dengan dapat diakses di laman www.sipp.menpan.go.id, merupakan pusat informasi layanan publik terintegrasi sebab seluruh kementerian dan institusi yang dikembangkan oleh Departemen Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Sejauh ini, kata Heni, laman tersebut masih dalam tahap pengisian data oleh masing-masing kementerian dan lembaga.

SIPP  yang resmi terbentuk sejak tahun lalu diharapkan oleh pemerintah dapat siap pusat data (database) segenap pelayanan publik di Indonesia, kata Heni.

Berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 13 Tahun 2017, tujuan SIPP adalah terwujudnya pengawasan dan partisipasi masyarakat yang efektif

Serta terwujudnya keterpaduan informasi pelayanan umum, dan tercegahnya penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pelayanan terbuka.

Situs dengan dirilis pada 2020 itu dimaksudkan dapat menjadi database seluruh pelayanan publik pada Indonesia dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia.

Menurut Heni, berkembangnya SIPP ini tidak bisa diamanatkan kepada Kementerian PAN-RB semata, melainkan butuh peran mengikuti seluruh kementerian dan institusi mulai dari pusat maka daerah di seluruh Nusantara.

“Karena tersebut, berhasil tidaknya SIPP ada di tangan kita beserta, ” jelas Heni.

Karena lanjutnya, secara adanya SIPP, masyarakat diharapkan dapat mengetahui segala keterangan pelayanan publik yang dibutuhkan, mulai dari nama servis, lokasi, persyaratan, prosedur, hingga biaya.

Tengah itu, Kepala Bagian Servis Advokasi Hukum (LAH) Kemenkumham Deswati menyatakan bahwa pengelolaan SIPP mempunyai dasar norma yang kuat.

Diantaranya Undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Penyajian Publik, Peraturan Pemerintah Bagian 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,

Selanjutnya Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Pelayanan Publik, Permen PAN RB No. 13 Tarikh 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan SIPPN, dan Pedoman Menteri Hukum dan HAM Bagian No. M. HH. 07. 05 Tahun 2021 mengenai Pedoman Penyelenggaraan SIPPN.

Deswati menekankan pada para peserta bahwa SIPP adalah bagian dari melahirkan pengawasan dan partisipasi klub yang efektif, terlebih karena SIPP juga terhubung dengan LAPOR! di dalam aplikasinya.

“SIPP selain dimanfaatkan oleh masyarakat, pula dapat dimanfaatkan oleh pimpinan karena SIPP menampilkan bukti sebagai dasar pengambilan kecendekiaan terkait pelayanan publik, tahu persebaran pelayanan publik, dan mengukur kinerja unit penyelenggara pelayanan publik dari macam layanan yang diinput, ” jelas Deswati.

Sebelumnya, pemerintah sudah memiliki aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat, (LAPOR! ), yang berjalan semenjak 2013.

LAPOR! adalah hilir dari pelayanan publik di Indonesia karena jika masyarakat memiliki perkara, aspirasi, atau pengaduan terpaut pelayanan publik, bisa disampaikan melalui aplikasi tersebut.

difitnah-anak-pki-keluarga-istri-pengasuh-ponpes-shiddiqiyyah-mengadu-ke-polda-jatim-1

Difitnah Anak PKI, Keluarga Hidup Pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah Memperhadapkan ke Polda Jatim

AKURATNEWS – Merasa difitnah dan nama baiknya tercemar, Keluarga Hj. Endang Yuniati, istri dari pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang KH Muchtar Mu’thi melapor ke Polda Jawa Timur, Jumat (4/6).

Nyai Hj Endang Yuniati, menjadi korban pencemaran nama baik melalui besar video yang disebarkan oleh pihak – pihak dengan tidak bertanggung jawab, dalam grup-grup WhatsApp.

Dalam video pertama yang beredar, berdurasi 48 denyut yang di-share pada enam Oktober 2020 silam, rujukan di video tersebut mengecap, bahwa Nyai Endang Yuniati adalah anak dari tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) bernama Asir.

Pada video kedua dengan disebar 18 Mei 2021, dengan durasi 4 menit 14 detik serta konten yang hampir sama. Pelaku membuat narasi bahwa Endang Yuniati adalah seorang bujang dari keluarga PKI & Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani).

Video yang juga tersebar di grup-grup WA santri ini terlihat dramatik. Pelaku menampilkan menjepret Hj Endang Yuniati era masih muda dan disebut sebagai keluarga PKI dengan menyusup ke Pondok Siddiqiyyah.

Menggantikan keluarganya, Qoim Liddinillah, bani ketiga dari KH Muchtar Mu’thi dan Nyai Endang Yuniati yang ditemui di Polda Jatim menyampaikan,   bahwa dirinya membuat pertandingan masyarakat (Dumas) atas pencemaran nama baik tersebut.

“Kami di sini ingin meluruskan, bahwa Ibu saya bukan PKI atau Gerwani. Ibu bukan dari keluarga PKI. Perlu diketahui, ibu saya pensiunan PNS, sebagai guru. Ayah lantaran ibu saya (Asir) dengan dituduh sebagai PKI, pula PNS, ” tegas adam yang akrab disapa Gus Qoim ini.

Diakui Gus Qoim, bahwa dulu memang ada cerita, saat peristiwa tahun 1965 kakeknya dengan bernama Asir menjadi objek salah tangkap.

Ketika itu, lanjut Gus Qoim, Asir adalah seorang guru di sebuah madrasah di daerah Tembelang. & kebetulan di Tembelang tersebut, ada seorang warga desa  yang diduga masuk jadwal PKI memiliki nama yang hampir mirip dengan Asir.

Ketika itu, sekelompok massa pun membongkar-bongkar orang tersebut di Tembelang. Namun justru Asir yang ditangkap karena memiliki kesesuaian nama. “Yang dicari orang lain, tapi keliru Pak Asir, ” ungkapnya.

“Saat peristiwa tersebut, ibu saya masih berumur sekitar 7 tahun. Jika memang beliau (Endang Yuniati) keluarganya terlibat PKI ataupun Gerwani, tidak mungkin mau menjadi PNS, ” tambahnya.

Dengan bahana, Gus Qoim menyatakan bahwa video yang disebar melalui grup-grup WA tersebut merupakan fitnah dan mencemarkan nama baik keluarganya.

“Penyebaran video di group WA di kalangan santri itu merupakan fitnah. Metode hukum diambil selain sebagai adanya dugaan tindak kejahatan, juga ada sebagian pelurusan atas nama baik dari keluarga Nyai Endang sendiri, ” tegasnya.

Pengaduan atas dugaan tindakan pidana fitnah melalui media sosial di Subdit Cyber, Kriminal khusus (Krimsus) Polda Jatim tersebut, menurut Gus Qoim sebagai langkah awal buat membuat laporan secara formal.

“Atas fitnah melalui video yang disebar di WA Group itu, dampak yang paling terasa dikalangan santri sudah tidak menganggap keluarga Bu Endang sebagai keluarga atau bujang dari Kyai Muchtar, ” ujarnya.
Read more

pks-tolak-subsidi-listrik-2022-berbasis-dtks-1

PKS Tolak Subsidi Listrik 2022 Berbasis DTKS

AKURATNEWS – Fraksi PKS DPR RI menolak tegas rancangan Pemerintah memberikan subsidi elektrik tahun 2022 berdasarkan Petunjuk Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Wakil Ketua FPKS DPR RI Bidang Industri & Pembangunan Mulyanto menyebutkan penerapan DTKS belum tentu lebih baik karena validitas datanya masih dipertanyakan. Sehingga DTKS belum tentu cocok dijadikan sebagai acuan penyaluran sumbangan listrik.

“Kalau mau mengoreksi atau verifikasi data, harusnya dengan putaran data yang lebih baik. Atau lakukan validasi tepat via Pemerintah Daerah. Tanpa sampai rakyat miskin yang selama ini menerima subsidi listrik malah akhirnya tidak dapat.

Ataupun sebaliknya orang yang berkecukupan malah menerima subsidi elektrik tersebut. Ini yang saya khawatirkan, ” kata Mulyanto usai mendengar Keterangan Negeri Atas Kerangka Ekonomi Tebal Dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2022 untuk sektor ESDM dalam Raker Premi VII DPR RI secara Menteri ESDM dan jajarannya, termasuk Dirut PLN, dua Juni 2021.

Rapat penetapan Kerangka Makro sektor ESDM sendiri rencananya akan dilaksanakan pada agenda 7 Juni 2021 di Komisi VII DPR RI.

“Kami betul mendukung pemberian subsidi yang tepat sasaran bagi mereka yang tidak mampu karena berbagai anggaran subsidi yang telah digulirkan masih dibutuhkan masyarakat. Apalagi kondisi pandemi Covid-19 masih belum sudah dan ekonomi masyarakat sedang belum pulih”, tambahnya.

Menurut Mulyanto, dirinya tidak sepakat dengan pandangan bahwa subsidi untuk bangsa itu hanya pemborosan karenanya secara bertahap harus dihapuskan.

Menurutnya justru sebaliknya saat ini harusnya Pemerintah memberikan pemihakkan kepada mereka yang tidak sanggup, yakni mereka yang terpinggirkan akibat proses pembangunan yang belum ideal. Sesuai dengan Sila Kelima, Pancasila, pendirian mestinya mampu memberikan kesamarataan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Buat itu Mulyanto tidak setuju penggunaan basis data dibanding DTKS sebagai dasar pemberian subsidi listrik. Catatan dibanding BPK dan KPK terkait DTKS ini sangat vital.

BPK dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II/2019 menyimpulkan, bahwa DTKS yang ditetapkan sebab Kementerian Sosial kurang saksama untuk dijadikan dasar pembagian bansos.

Tengah KPK menilai DTKS dengan berdasar pada NIK (Nomor Induk Kependudukan), tidak persis sebagai dasar penyaluran bansos karena tidak semua karakter miskin memiliki NIK.

Selain itu, berdasarkan penelitian KPK, terdapat 16 juta data DTKS yang tidak sesuai dengan NIK. Terdapat data ganda kira-kira 1 juta. Serta ditemukan data orang yang sudah meninggal sebanyak 234 ribu data.

“Karena itu saya setuju dengan kekhawatiran KPK atas DTKS bahwa jangan sampai anak buah miskin yang selama itu menerima subsidi listrik bahkan akhirnya tidak menerima. Atau sebaliknya orang yang berharta malah menerima subsidi listrik tersebut. Ini akan membina semakin “bising”, ” nyata Mulyanto.

Buat diketahui, dari data Departemen ESDM, subsidi listrik tarikh 2021 sebesar 59. 3 triliun Rupiah. Sementara untuk tahun 2022 sebesar 39. 5 triliun Rupiah masa menggunakan data DTKS. Namun, bila menggunakan data PLN, maka subsidi listrik akan menjadi sebesar 61. 8 triliun Rupiah. Subsidi elektrik ini terutama ditujukan untuk seluruh pelanggan 450 VA dan 900 VA (rumah tangga tidak mampu atau non-RTM) dengan total 38, 5 juta pelanggan subsidi. ***

budi-luhur-kukuhkan-guru-besar-ilmu-manajemen-prof-dr-setyani-dwi-lestari-me-1

Watak Luhur Kukuhkan Guru Gede Ilmu Manajemen Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari, ME

Jakarta, Akuratnews. com – Ketua Program Magister Manajemen Universitas Budi Utama, Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari ME, dikukuhkan jadi Guru Besar Tetap dunia Ilmu Manajemen secara hybird (offline dan online) di Rabu, 2 Juni 2021 pukul 10: 00-11: 30 WIB di Graha Pintar Bujana, Jakarta.

Prof Setyani mengangkat orasi pengukuhan Guru Besar secara judul “E-commerce Berdasarkan Knowladge Manajemen Inovasi Dengan Jadi Landasan Organisasi Resilien dengan Kuat di Masa Covid-19”.

Dalam paparannya, Prof Setyani menggaris bawahi tuntutan kebutuhan era saat ini mengarah digital sebab e-commerce mendorong dan merubah proses transaksi ekonomi bangsa.

“Perkembangan kurun saat ini mengarah digital demi memenuhi tuntutan keinginan masyarakat yang sangat umum. Era digital ini tidak terlepas e-commerce yang mana menjadi kumpulan media dengan menghubungkan individu dengan perusahaan untuk melakuakan transaksi pertukaran barang dan pertukaran fakta. Sehingga menjadi solusi berdiam di era saat ini, ” paparnya.

Rektor Universitas Budi Besar, Dr. Ir. Wendi Usino, M. Sc, MM, angkuh atas pencapaian Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Tutor Besar Ilmu Manajemen. Ia mengaku mengenainya sejak menjadi dosen di tahun 1984.

“Sebuah kebanggaan bagi kami yang memanifestasikan profesor yang saya kenali beliau tahun 84. Saya masih asisten dosen, beliau waktu itu masih muda, dosen muda disangka mahasiswa karena kecil mungil. Sudah banyak karya beliau yang sudah dihasilkan, ” ujarnya.

Selanjutnya 1 2