AKURATNEWS – Perguruan Tinggi (PT) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus segera menyiapkan diri untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka (luring) di semester ganjil tahun akademik 2021/2022, antara bulan Juli ataupun awal September 2021.

Koordinasi terkait peristiwa ini sudah dilakukan jarang Lembaga Layanan Pendidikan Agung (LLDikti) Wilayah V secara Sekretaris Daerah (Sekda) Negeri Daerah (Pemda) DIY bersama seluruh Pimpinan Perguruan Agung Negeri (PTN) maupun Madrasah Tinggi Swasta (PTS) se-DIY.

Hal itu disampaikan Kepala LLDikti Provinsi V Prof. Dr. Didi Achjari., S. E., M. Kom., Akt., disela-sela penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (SK Mendikbud RI) tentang Izin Pembukaan Program Belajar (Prodi) Teknik Kimia Program Magister Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kepada Rektor UAD Dr. Muchlas, M. T., di kampus 4 UAD Jalan Ringroad Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Rabu 21 April 2021.

Menyuarakan Juga: SKB 4 Gajah Dorong Pembelajaran Tatap Membuang Terbatas

Menurut Prof. Didi, 80 persen kampus di DIY sudah siap untuk melakukan kuliah tatap muka pada semester depan. Namun, perkuliahan Blended atau Hybrid Learning yang pada dasarnya ialah gabungan (bauran) pembelajaran dengan dilakukan secara tatap-muka & secara virtual ini, tak serta merta diwajibkan untuk seluruh kampus.

“Semua tergantung pada kesiapan dan kemampuan masing-masing PT. Jika masih belum tetap bisa menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik, oleh sebab itu masih diijinkan untuk daring terlebih dulu, ” ujarnya.

Prof. Didi mengharapkan vaksinasi tahap kedua untuk tenaga kependidikan (tendik) bisa direalisasikan Mei 2021 sehingga semua merasa damai menjalankan perkuliahan secara tatap muka, dan mahasiswa selalu tidak ragu untuk memasukkan perkuliahan offline.

Baca Juga: Univ. Budi Luhur Capai Piawai 42 Tahun, Rencana Strategis Siap Dibangun

Sementara itu, Muchlas mengatakan, UAD sendiri telah mempersiapkan diri untuk 40 sampai 50 persen pelaksanaan kuliah tatap muka.

Terutama dalam peristiwa infrastruktur ruangan perkuliahan kudu betul-betul sesuai dengan hukum prokes dari Satuan Himpunan Tugas Penanganan Covid-19 DIY. Dan, untuk selebihnya masih akan dilakukan perkuliahan secara daring.

Kemudian, UAD sendiri mengajukan ijin pembukaan Prodi S2 Teknik Kimia berangkat dari spirit masih kurangnya Prodi Teknik Kimia Program Magister pada Indonesia, khususnya di DIY.

Menyuarakan Juga: 7 Jurusan Pelajaran Kekinian yang Prospek Kariernya Menarik, Ada Bisnisnya

Selanjutnya 1 2