Sidoarjo, Akuratnews. com – Peluang Calon Bupati dan Wakil Tumenggung Sidoarjo 2021 – 2024 dengan diusung PDI-P dan PAN, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) berantakan Dwi Astutik (Bunda Astutik) melenggang ke pendopo semakin terbuka lebar.

Pasalnya, paslonkada memakai akronim ‘Sidoarjo Berkelas’ itu tunggal pasangan yang terdiri dari adam dan perempuan, ibarat orangtua. Jadi, terbilang pasangan yang ideal & sempurna, mengingat, kalangan pria dan perempuan terwakili. Sementara, dua paslonkada lainnya kesemuanya sama-sama pria.

Terlebih, Mas Kelana awut-awutan Bunda Astutik merupakan figur-figur dengan memiliki kemampuan mumpuni. Mas Kelana, berlatar seorang pebisnis yang sukses mengelola berbagai bidang usaha dalam sejumlah daerah di Indonesia. Sedangkan, Bunda Astutik, dikenal sebagai tokoh Muslimat NU Jawa Timur berpotensi. Juga, dia aktif berkiprah, bahkan memegang peranan penting di beberapa organisasi pendidikan dan pemberdayaan tingkat Jawa Timur.

Zona, strategi apa yang bakal dikerjakan Mas Kelana – Bunda Astutik agar berhasil memenangkan pilkada Sidoarjo, 9 Desember 2020 mendatang? Akuratnews. com membeberkannya sekilas dalam karya seri ke-81 ini.

Dijelaskan Mas Kelana, dia benar beruntung mendapatkan pasangan perempuan untuk berlaga pada pilkada 2020 itu.

“Setidaknya, pasangan beta, Bunda Astutik dapat mendekati kaumnya sesama perempuan dengan leluasa. Apalagi, Bunda Astutik punya banyak kelebihan, selain menguasai dunia pendidikan, pula pemberdayaan, terutama berkaitan ibu-ibu, cukup umur putri dan anak-anak, ” terangnya.

Kemudian, Mas Kelana menuturkan, dia tentu selaras dengan Bunda Astutik. Dia berupaya membalas sesuai keahlian yang dimilikinya.

“Selama ini, saya bergerak di bidang bisnis. Merintis jalan dari nol hingga berkembang serta meraih kesuksesan. Ya, nanti akan saya tularkan kepada masyarakat, sekaligus memberdayakannya. Intinya, bagaimana kehidupan itu bisa berubah lebih sejahtera dengan usaha mandiri? Itu, salah mulia strategi yang akan saya wujud di tengah masyarakat, dan seterusnya. Ya, sebagai pemimpin harus mampu jadi panutan dan mendorong warganya maju, ” tandasnya. (Bersambung)