Sidoarjo, Akuratnews. com awut-awutan Senin (28/9/2020) besok, nampaknya bakal jadi momentum awal dimulainya kegiatan menuju perubahan Sidoarjo.

Pasalnya, pada hari itu, paslonkada yang diusung PDI-P dan PAN, serta didukung enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia), juga masyarakat pro-perubahan dari berbagai elemen, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) porakporanda Dwi Astutik (Bunda Astutik) jadi calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2021-2024 bakal ditetapkan secara resmi menjadi peserta pilkada 2020 dengan nomor urut 3 sebab KPU Sidoarjo.

Seusai penetapan, paslonkada berakronim ‘Sidoarjo Berkelas’, bertagline ‘Pas, Jelas dan Berkelas’ itu mulai bergerak masif buat meraih kemenangan pada pilkada, 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita dan tim pemenangan dengan dimotori H. Masnuh bersama asosiasi pro-perubahan berbagai elemen pendukung ‘Sidoarjo Berkelas’ segera bergerak masif merintang massa, ” kata Mas Kelana.

Nah, apa bahan gerakan masif yang bakal dikerjakan Mas Kelana itu? Akuratnews. com membeberkannya sekilas dalam tulisan seri ke-103 ini.

Diungkapkan Mas Kelana, guna memenangkan kontestasi politik laga pilkada, dibutuhkan kerja ekstra keras untuk menggalang kawula.

“Ya, kita musti berikhtiar optimal, agar kita meraih hasil maksimal, “ujarnya.

Meski demikian, lanjut Mas Kelana, dia pun tak menampik, asalkan di tengah perjalanan berikhtiar kadang-kadang menjumpai berbagai permasalahan.

“Ya, hal itu biasa terjadi. Justru, semakin banyak ujian dengan kita hadapi, membuat seseorang semakin dewasa dan teruji. Kita mengambil hikmah terbaik di balik teguran itu, tentu ada ilmu serta pengalaman yang kita dapatkan, ” tuturnya.

Kemudian, Akang Kelana menegaskan, intinya, gerakan kekar yang dia lakukan itu, gencar melakukan penggalangan massa.

“Tujuannya, agar kita mampu mendulang suara terbanyak saat pilkada, ” terangnya. (Bersambung)