Sidoarjo, Akuratnews. com – Ambisi jadi pemimpin boleh, asal tidak ambisius. Jika ambisius, ketika dia jadi, dipastikan kepemimpinannya cenderung tendensius. Yakni, lebih mementingkan pribadi dan kroni-kroninya, ketimbang mengabdi untuk pemenuhan segala kebutuhan klub.

Karenanya, masyarakat Sidoarjo sebelum memutuskan pilihan siapa daripada ketiga paslonkada yang berlaga di dalam pilkada, 9 Desember 2020 kelak, paling layak memimpin Sidoarjo ke depan, hendaknya berpikir secara sampai.

Yang perlu diperhatikan masyarakat, latar belakang paslonkada. Sepertinya, paslonkada yang diusung PDI-P serta PAN, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) yang menggunakan akronim ‘Sidoarjo Berkelas’ ini. Keduanya terbilang pasangan yang sama-sama memiliki segudang pengalaman.

Mas Kelana, seorang pebisnis yang sukses mengelola ragam usaha di bidang properti, perhotelan, transportasi, peternakan, pertanian/agrobis, perkoperasian & air minum dalam kemasan (AMDK) di sejumlah daerah di Indonesia. Lalu, Bunda Astutik, seorang tokoh Muslimat NU Jatim, serta lumrah perempuan hebat pegiat pendidikan serta pemberdayaan masyarakat. Dia dipercaya menyimpan peranan penting di berbagai lembaga/organisasi, baik pendidikan maupun pemberdayaan tingkat Jatim.

Bila diamati, aktivitas paslonkada ‘Sidoarjo Berkelas’ tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan klub. Bahkan, lebih mengarah pada pemberdayaan yang berujung kesejahteraan.

Nah, apa yang bakal diperbuat Mas Kelana dan Bunda Astutik saat sebagian besar masyarakat Sidoarjo menaruh kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Bupati dan Pengantara Bupati Sidoarjo 2021-2024? Akuratnews. com memaparkannya sekilas dalam tulisan seimbang ke-84 ini.

Dikemukakan Mas Kelana, seseorang itu sanggup menduduki kursi kepala dan pengantara kepala daerah, karena mendapatkan arahan dari masyarakat.

“Siapapun yang peroleh mandat masyarakat jadi kepala dan wakil kepala daerah, tentu berkewajiban mengabdi dan melayani masyarakat sepenuhnya, ” ujarnya.

Begitu halnya, sambung Raka Kelana, ketika masyarakat memilih paslonkada ‘Sidoarjo Berkelas’, dia akan melahirkan apapun aspirasi dan harapan masyarakat untuk kemajuan Sidoarjo.

“Kita akan wujudkan aspirasi serta harapan masyarakat, demi Sidoarjo lulus dan masyarakat sejahtera, ” tandasnya. (Bersambung)