Sidoarjo, Akuratnews. com – Menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo perkara pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, Selasa (9/2/2021) mendatang, Pj. Bupati Hudiyono pun mulai anju dengan menyisir ke lingkungan RW penyumbang kasus baru Covid-19 pada wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Hal itu sebagaimana dilakukan Pj. Bupati Hudiyono, didampingi Kadinkes, Syaf Satriawarman, Camat Sidoarjo, Imam Mukri Affandy dan Kades Bluru Kidul, Tri Prasetyono saat mendatangi salah satu RW di perumahan di tempat Desa Bluru Kidul, Sidoarjo, Sabtu (6/2/2021) pagi.

“PPKM jilid kedua dinilai Pak Pemimpin tidak efektif, maka diputuskan PPKM mikro, 9 Februari 2021. Sebab karena itu, kami lakukan penyisiran RW penyumbang kasus baru Covid-19. Diketahui, 30 Januari 2021 semrawut, di Bluru Kidul ini terdapat 15 kasus baru Covid-19. Biar tidak menyebar kemana-mana, kita rencanakan PPKM mikro di salah utama RW di desa ini, ” katanya.

Selanjutnya, Pj. Bupati Hudiyono menuturkan, ketentuan PPKM Mikro di lingkungan RW, yakni akses jalan One gate system (satu pintu), tamu/pengunjung wajib membuktikan surat sehat dan penjaga dibekali alat ‘thermo gun’ dan prokes ketat.

“Terkait PPKM mikro, kita bakal berikan tumpuan paket sembako kepada warga. Lama PPKM mikro ini bisa tiga sampai tujuh hari & warga penghuni akan di-swab untuk tracing, ” pungkasnya.