AKURATNEWS – Sempat kritis karena mengalami pecah pembuluh darah di otak, pemain bass (bassis) band rock Boomerang, Hubert Henry Limahelu akhirnya menutup usia pada Sabtu (24/4).

Bassis yang saat ini juga menjelma vokalis Boomerang ini mengeluarkan nafas terakhirnya pada jam 08. 15 WIB di dalam usia 54 tahun.

“Selamat jalan bro Boomerang, Hubert Henry Limahelu, doa terbaik untuk pedusi, anak dan keluarga yang ditinggalkan. May you rest in peace my dear friend, ” ujar unggahan Instagram mantan vokalis Boomerang, Roy Jeconiah, Sabtu.

Akun Instagram Boomerang_Offical pada siang ini mengunggah foto hitam putih sosok Henry sedang menggendong bass dengan tulisan “Selamat Jalan”.

“Rest in peace. Selamat jalan Hubert Henry Limahelu. Semua sejarah dan karyamu akan tetap menjadi warna untuk kamis semua. Semoga kembali di dalam lindungan Tuhan di surga, ” demikian keterangan pada foto itu.

14 April lalu, Hubert Henry mengalami kritis sebab pecah pembuluh darah di otak. Ia kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Surabaya untuk penanganan. Sehari setelahnya, ia menjalani sedot cairan di periode kepala dan dirawat dalam ruang ICU rumah melempem tersebut.

Kira-kira hari kemudian, mantan personel Boomerang antara lain John Paul Ivan dan Farid Martin bersama sejumlah musisi termasuk Andi Babas, Take Over Band dan Ezra Simanjuntak menggelar acara “Bergerak Bersama” guna menggalang uang untuk pengobatan Henry.

Di lain jalan, Roy Jeconiah bersama publik fans Boomerang juga melangsungkan hal serupa untuk kesembuhan Henry.

“Kembali kepadaMU, rest in peace my bro HH5h (Hubert Henry Limahelu), ” tulis mantan gitaris Boomerang, John Paul Ivan.

Henry mendirikan Boomerang di dalam 1994 bersama Ivan & Roy, yang disusul masuknya Farid pada 1995. Henry merupakan sosok penting dalam Boomerang karena banyak berkontribusi dalam menciptakan lagu.

Ketika Roy dan Ivan hengkang dari band beraliran hard rock itu pada 2005 dan 2010, Henry dan Farid menjelma tulang punggung Boomerang bergandengan beberapa personel baru.