AKURATNEWS – Tugas berat bertaruh hidup kini dijalani anggota Proses Satuan Tugas (Ops Satgas) Nemangkawi.

Amtenar gabungan Polri-TNI ini cerai-berai di beberapa wilayah antaralain di Kabupaten Intan Hebat, Beoga, Kabupaten Puncak Papua dan Ilaga guna memberi perlindungan kepada masyarakat dalam tanah Papua.

Satgas Nemangkawi hingga kini terus memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan resiko besar bertaruh nyawa perlu menjaga kedaultan Negara Republik Indonesia (NKRI) dan serupa melindungi masyarakat sipil pada Papua yang selama ini mendapat kekerasan dan lagu dari aksi brutal teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Seluruh bagian Satgas Newangkawi ini pula harus rela berpisah dengan keluarga demi melaksanakan perintah mulia membela NKRI sekaligus penegakkan hukum.

Bahkan sampai di keadaan besar keagamaan seperti Idul Fitri lalu, tak tersedia satu pun anggota Satgas Nemangkawi yang bisa pegangan untuk sekedar berkumpul dengan keluarga tercintanya.

Belakangan ini banyak target berjatuhan dari aksi sewenang-wenang teroris KKB. Mulai dari guru-guru non Papua, tukang ojek online yang dibunuh secara sadis sampai secara anggota TNI dan juga Polri yang tewas pada tugas mulianya.

Yang terbaru, KKB tega membunuh pelajar SMA akan tudingan mata-mata. KKB pula melakukan pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum seperti panti ibadah, sekolah dan selalu ruko tempat usaha warga sipil.

Pasukan Satgas Nemangkawi pun mendarat ke pedalaman Papua, berangkat dari wilayah Intan Hebat, Nduga, hingga ke Wilayah Ilaga guna menjamin status Papua tetap aman & kondusif. Dalam upaya penegakkan hukum Satuan Tugas Berdiam Nemangkawi beresiko besar mendapatkan serangan dari teroris KKB yang berada di hutan maupun yang menyamar diantara warga sipil.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto biar turun langsung memimpin seluruh anggotanya untuk selalu melindungi seluruh warga sipil dalam Papua dari aksi kejam kelompok tersebut.

Listyo meminta para tentara yang tergabung dalam Satgas Operasi Nemangkawi tak kendor dalam memerangi KKB dengan semakin intens melakukan gerak laku kekerasan.

“Saya terus memberikan motivasi kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas di Papua untuk terus bersemangat dan tak boleh kendor dengan perihal yang terjadi, ” tegas Listyo Sigit, baru-baru ini.

Ia menetapkan, negara tidak akan roboh dengan KKB Papua yang terus melancarkan aksi teror kepada masyarakat. NKRI menjadi harga mati yang jarus terus dijaga dari laku terror pihak manapun, termasuk KKB Papua.

Ia meminta Satgas Nemangkawi tidak gentar melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata tersebut.

“Saya perintahakan kepada seluruh bagian satgas yang bertugas, kerjakan terus pengejaran terhadap KKB yang ada di Papua, terus berjuang, negara tak boleh kalah, ” ujar Listyo Sigit menyemangati.

Ia meminta Satgas Nemangkawi harus terus lulus memburu dan menangkap seluruh anggota KKB yang selama ini meresahkan masyarakat Papua dengan melancarkan terornya.

“Kami pimpinan Polri, siap untuk mendukung apapun dalam rangka menegakan patokan di Papua. Kita jaga Papua dari serangan & tekanan kelompok manapun, ” pintanya.

Kepala Operasi Satgas Nemangkawi, Brigjen Pol Roycke Harry Langie mengatakan, teror yang dilancarkan kelompok teroris ini tidak hanya membuat masyarakat dengan datang dari luar Papua ketatukan, tetapi orang sah Papua juga merasakan ketakutan. Polri dan TNI sebagai garda terdepan penjaga kesejahteraan di Republik Indonesia tidak tinggal diam.

“Menjaga NKRI menjadi harga mati. Kami terus melelah mereka (KKB) dengan seluruh resiko yang ada. Pengegakkan hukum diatas segala-galanya. Papua harus hidup damai, sentosa dan keluar dari kerawanan serta teror yang tetap menerus menakuti masyarakat di Papua, ” tegas Roycke Harry.

“Mereka (KKB) memanfaatkan media sosial dalam memberikan informasi bohong (hoax). Menghasut masyarakat buat tidak menerima kehadiran TNI-Polri. Mengupload gambar-gambar yang dilarang sesuai dengan UU ITE. Ini merupakan provokasi secara menyebarkan informasi hoax ke tengah masyarakat. Karena tersebut tim siber kami terus memantau dan melakukan penangkapan kepada siapapun yang menyerakkan informasi sesat ke asosiasi. Ujaran kebencian yang menjalar hoax genosida ras Papua melalui media sosial tetap mereka lakukan. Ini dengan kami antisipasi, ” sambungnya.

Satgaa Nemangkawi.

Seiring dengan maklumat Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Prabowo Argo Yuwono meminta kepada para anggota teroris KKB untuk bersama membangun Papua.

“Kita mengajak orang-orang yang tersedia di sana, mengajak misalnya dari KKB yang sedia turun, silakan. Dia ingin bareng-bareng untuk membangun Papua, silahkan, ” ungkap Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/5).

Argo menambahkan, tim gabungan yang telah ditugaskan menumpas kegiatan KKB di Papua lestari mengedepankan soft approach secara cara membuka dialog, ketimbang hard approach.

“Yang terpenting adalah kita melakukan dialog, kita selalu melakukan ada di kian namanya Binmas Nokken serta juga Teritorial dari TNI AD, juga dari kepolisian kita bersama-sama di kian memberikan edukasi kepada masyarakat, ” tandasnya.

Dialog tersebut menurut Argo Yuwono, telah dilakukan pada para kepala daerah kawasannya rawan dan kerap berlaku teror aksi KKB yaitu Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak serta Kabupaten Nduga.

“Kemarin sudah kita kumpulkan, kita ajak dialog. Tersedia para bupati yang rupanya rawan terhadap KKB. Tumenggung ini kita ajak, perbincangan, kita tanya apakah permasalahan yang ada di sana. Apa yang dimau klub itu apa, terutama KKB yang dimau apa, ” terang Argo Yuwono.