Sumedang, Akuratnews. com semrawut Bus turisme Sri Padma mengalami kesialan maut di Jalan Umum Wado-Sumedang, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3) malam. Bus ini terjun ke jurang sedalam 20 meter hingga terbalik dan terjepit pepohonan.

Hingga berita ini diturunkan, korban jiwa sudah menyentuh 30 orang. Dengan rincian, yang berhasil dievakuasi di Puskesmas (PKM) Wado 22 orang, enam orang sedang terjepit badan bus, perut meninggal dalam perjalanan menuju RSUD. Sedangkan yang aman dan luka-luka 15 karakter.

Data ini didapat dari Tim IEA Sumedang yang bersama alat tengah melakukan evakuasi objek.

Korban dengan selamat langsung dirujuk ke RSUD Sumedang, sedangkan korban meninggal masih diidentifikasi dalam Puskesmas Wado. Bagi anak korban dapat mendatangi RSUD Sumedang atau Puskesmas Wado.

Warga dengan menjadi saksi mata mengatakan, awalnya bus itu meluncur dari arah Malangbong, Garut. Tepat di jalan menyusut serta tikungan tajam, bus oleng dan masuk lurah sedalam 25 meter.

“Kejadiannya setengah tujuh tadi. Dari arah Garut, busnya tadi sudah miring, ” kata Dede Suhendar, warga setempat.

Sementara itu, polisi sedang belum bisa memastikan total korban jiwa akibat petaka bus masuk jurang itu.

Polisi saat ini masih mendata para-para korban yang merupakan pengikut bus pariwisata yang berisi rombongan peziarah SMP IT Al Muawanah, Cisalak, Pelik yang usai melakukan kunjungan ke Pamijahan, Kabupaten Tasikmalaya.

Sebelum masuk jurang, bus rombogan menempuh perjalanan pulang dari ajaran Tasikmalaya menuju Subang via Wado, Sumedang.

Kanit Laka Lantas Polres Sumedang, Iptu Adam Rohmat mengatakan, petugas kepolisian dibantu warga sekitar masih menyelenggarakan evakuasi penumpang dari di bus. Polisi juga sedang menyelidiki penyebab kecelakaan.

“Kami juga sedang mencari alat bukti, ” kata Iptu Adam Rohmat.