AKURATNEWS. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berupaya mengantisipasi lonjakan angka sebaran virus corona dengan mengandeng para tokoh agama di Depok.

Sebanyak 1000 tokoh agama tersebut diminta menjelaskan mengenai pentingnya memasukkan protokol kesehatan mengingat, kemajuan sebaran virus corona Depok tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat berdasarkan data Pusat Informasi serta Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengutarakan, tokoh agama akan menyelipkan penjelasan tentang covid-19 di dalam ceramahnya.

Dia meyakini masyarakat banyak yang mengikuti tokoh untuk memahami Covid-19.

“Karena yang seperti ini sangat gandrung pada tokoh-tokoh agamanya. Sebab seilmiah apapun kita berikan pemahaman pada itu sepertinya kurang bisa dicerna juga oleh itu tentang masalah virus, ” katanya Kamis, (17/6).

Idris menyebut, sebanyak 1. 000 pembimbing rohani yang telah diberi motivasi tersebut diminta untuk memberikan pemahaman tentang bahaya covid-19.

“Misalnya ustadz yang bertugas sebagai penceramah kita minta ceramahnya dimasukin sosialisasi protokol kesehatan. Di khotbah pendeta kita selalu minta pendeta sisipkan peristiwa tersebut, ” tuturnya.

Berdasarkan data Sentral Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), selama masa 7-13 Juni 2021, Kota Depok menyumbang 1. 091 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Data Pikobar 16 Juni 2021, total yang terkonfirmasi di Depok sebanyak 51. 856 kasus. Total angka dalam perawatan 4. 025 kasus dengan angka kesembuhan totalnya sebanyak 47. 509.