Jakarta, Akuratnews. com – Bukti bahwa narkoba masih terang dikendalikan dari dalam penjara balik terkuak.

Daeng Sabil contohnya. Meski berada di dalam Penjara (Lapas) Merah Mata, Palembang, ia bisa mengendalikan peredaran 171 kg sabu-sabu, puluhan ribu tablet ekstasi dan kapsul New Psychoactive Substances (NPS).

“Pengendali dan pemilik narkoba ini Daeng Sabil, seorang napi yang berkecukupan di LP Merah Mata, Palembang, ” ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Jakarta, Selasa (26/1).

Upaya penyelundupan 171 kg sabu-sabu dan puluhan ribu tablet ekstasi ini digagalkan BNN di wilayah perairan Kampung Jekik, Desa Giliran Dusun 3 Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Daksina, Sabtu (23/1).

Barang haram tersebut berasal dari Malaysia dan dibawa melalui transportasi bahar dengan menggunakan kapal cepat dan selanjutnya dijemput dengan menggunakan kapal kayu.

Arman mengucapkan, dari pengungkapan itu, BNN menyembunyikan tiga orang pelaku yakni tempat nama Daeng Sabil, Shahrir dan Pamasangi.

Ketiga karakter tersebut beserta barang bukti dengan diamankan selanjutnya dibawa ke Dewan BNN Pusat, Jakarta, untuk pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

“Kita (BNN) tetap menggelorakan semangat perang untuk narkoba dan itu tidak akan pernah selesai dan kita harus tetap temperamen dan melakukan tugas-tugas kita untuk melindungi masyarakat Indonesia terutama tingkatan muda, ” ucap Arman.