Abdya, Akuratnews. com – Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo menyelenggarakan pertemuan dengan Kepala Bulog Cabang Abdya Hamdani, ST di kantor setempat, Dukuh Padang Baru Kecamatan Susoh, Senin (8/3) sore.

Didampingi Plh. Pasiter Kapten Inf Mohd Arifin dan Bati Tuud Koramil 04/Susoh Serma Rony Kusmayadi, kepada Kabulog Dandim mengantarkan harapannya agar serapan taris hasil panen petani dalam wilayah yang dikenal secara sebutan bumi padi Sigupai itu tercapai optimal.

Dandim menyebutkan jawab memaksimalkan upaya tersebut pihaknya melalui jajaran Babinsa siap bersinergi dan mendukung siasat dari pada Bulog. Sinergitas ini diharapkan juga mampu membantu meningkatkan harmonisasi peran mitra Bulog di daerah dalam penyerapan gabah.

Orang nomor mulia di jajaran TNI se-Abdya ini mengetahui tugas daripada pada Bulog tidaklah barangkali. Berperan sebagai stabilisator, Bulog dituntut harus bisa melestarikan instrument harga di level petani/produsen dan konsumen. Pada sisi lain, layaknya suatu perusahaan, Bulog anak daripada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga kudu bisa menghasilkan keuntungan buat kelangsungan operasional badan usahanya.

Dandim meyakini dengan jalinan sinergitas, harmonisasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait, Bulog Abdya bisa bereksistensi bersama-sama mengemukakan program Pemerintah swasembada bertabur khususnya di wilayah Abdya.

Lanjutnya Dandim mengungkap, untuk memaksimalkan perolehan program Swasembada Pangan serta serapan gabah berikutnya, masa ini Kodim Abdya secara sinergi terkait tengah menumpukkan jajarannya di wilayah membakar para petani kembali tanam padi.

“Intinya, tujuan bersama ini semuanya bisa kita capai dengan maksimal melalui koordinasi serta komunikasi yang baik, ” ucap Dandim.

Sementara itu Kabulog Abdya Hamdani, ST mengapresiasi atensi dari Kodim 0110/Abdya di dalam hal Sergap. Ia mengetengahkan sejak 2 pekan belakang pihaknya melalui rekanan sudah melakukan penyerapan gabah petani, dan akan terus dikerjakan hingga habis masa panen.

“Sejauh tersebut stok gabah yang lulus kami serap sekitar 200 ton. Kami beli lantaran rekanan salah satunya pabrik padi Laris itu seharga Rp. 5300 perkilo, ” tandas Kabulog.

Pantauan, pertemuan Dandim dengan Kabulog dengan kemasan silaturahmi tersebut dilangsungkan dengan akhlak protokol kesehatan pencegahan covid-19.