AKURATNEWS.COM– Sanksi tegas diberikan Pemkot Bogor kepada sembilan tempat usaha yang nekat melanggar aturan PPKM Level 4. Saksi tegas berupa penutupan sementara.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, sembilan tempat usaha tersebut disanksi lantaran nekat melayani pengunjung yang makan di tempat alias dine in.

“Kesembilan cafe dan restoran tersebut ditutup sementara operasionalnya hingga masa PPKM Level 4 di Kota Bogor selesai”, jelas Agustiansyah, Senin,(9/8).

Menurutnya, dalam aturan sudah jelas, cafe dan restoran tidak boleh melayani dine in atau makan di tempat. “Karena makan di tempat itu hanya untuk pedagang kaki lima, itu pun maksimal paling lama 20 menit”, kata Agus.

Agustiansyah menegaskan, dalam masa PPKM Darurat Level 4, restoran dan cafe tidak diperbolehkan untuk dine in atau makan ditempat, kecuali delivery.

Yang diperbolehkan makan ditempat, lanjut Agus, hanya Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan waktu 20 menit dan maksimal 3 orang yang makan ditempat.

Dia mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi dan menjalankan aturan berlaku sesuai dengan surat edaran Walikota Bogor nomor 440/3986-Huk-Ham, tentang perpanjangan kedua pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat level 4 Corona Virus Disease 2019 di Kota Bogor.

Adapun kesembilan tenpat yang dilakukan penutupan sementara yaitu, Kedai Soto Rayahu di Jalan Padjajaran Indah 5, Two Stories di Jalan Padjajaran Indah 5, VJS di Jalan Padjajaran Indah 5, Kopi Nako di Jlan Padjajaran Indah 5.

Demikian juga rumah makan Bebek Slamet di Jalan Padjajaran Indah 5, Kawan Baru di Jalan Padjajaran Indah 5, Pastaboom di Jalan Padjajaran Indah 5, True Color di Jalan Binamarga 2, dan Co.Choc di Jalan Binamarga 2.

Diketahui, penegakan aturan terhadap tempat usaha itu meeupakan hasil penindakan Satpol PP pada 6-7 Agustus 2021 lalu.