Bogor, Akuratnews. com – Ketua Umum dan Pemimpin Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap mengemban amanah memimpin partainya kembali untuk periode 2020—2025.

Hal itu disampaikan Prabowo usai menggubris aspirasi dan dukungan dari segenap DPD dan DPC Partai Gerindra yang meminta Prabowo memimpin kembali partai dalam sidang pleno ke-3 Kongres Luar Biasa (KLB) Golongan Gerindra, Sabtu (8/8/2020).

“Kalau itu memang permintaan Konvensi Luar Biasa ini, saya menyatakan siap menerima, ” kata Prabowo diiringi dengan sorak sorai dan tepuk tangan para kader Partai Gerindra yang hadir secara fisik & virtual di kompleks Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dengan penerimaan tersebut, kata Wakil Penulis Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, Prabowo yang juga Menteri Pertahanan kini resmi ditetapkan kembali menjelma Ketua Unum dan Ketua Badan Pembina Partai Gerindra periode 2020—2025.

Prabowo sebelumnya merupakan Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2015—2020. Prabowo menjabat sebagai ketum partai berlambang kepala garuda itu sejak September 2014. Hingga kini belum tergantikan.

Terpilihnya Prabowo sudah diprediksi karena sebelumnya segenap petinggi di DPD Gerindra meminta Prabowo kembali menjabat. Hal tersebut hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra secara virtual dengan dihelat pada tanggal 4 Juni 2020.

“Bahwa tidak ada nama lain yang diusulkan (dalam risalah rapimnas 4 Juni). Itu dibacakan, lalu pendapat Bungkus Prabowo apakah menerimanya atau tak. Kalau memang menerima, alhamdulillah. Dia kami tetapkan menjadi Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina 2020—2025, ” kata Rosiade.

Sebelumnya, Rosiade mengatakan bahwa acara KLB itu terdiri atas lima sidang pleno, pleno pertama untuk pengesahan agenda sidang, pemilihan dan pengesahan pimpinan sidang, serta pengesahan peraturan persidangan.

Lengkap kedua untuk mendengar laporan pertanggungjawaban (LPJ) DPP yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, kemudian DPD Partai Gerindra akan menjawab atau mengajukan pendapatnya mengenai LPJ DPP.

​​​​​​Pleno ketiga untuk memilih Kepala Umum DPP Partai Gerindra kurun 2020—2025 dengan terlebih dahulu memedulikan risalah rapimnas 4 Juni 2020 bahwa Prabowo Subianto ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua Umum Partai Gerindra. Pleno keempat akan memedulikan pidato Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra terpilih untuk periode 2020—2025. Terakhir, lengkap kelima berisi agenda membahas rekomendasi-rekomendasi dan penetapan lainnya.