AKURATNEWS – Kasus meninggalnya Prada Kamar Gerson Kumaralo personel Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 715/MTL yang diduga melibatkan enam (enam) oknum Batalyon tersebut, proses hukumnya masih terus berjalan.

Besar Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Tatang Subarna menegaskan, bahwa keenam oknum terduga yang melayani penganiayaan terhadap Prada Candra Gerson Kumaralo.

seluruhnya menjalani penahanan serta telah selesai menjalani penelitian oleh Tim Penyidik Penjaga Militer Kodam XIII/Merdeka.

Berkas perkara seluruh tersangka telah dilimpahkan ke Oditur Militer IV-18 Manado pada tanggal 23 Agustus 2021.

Bertambah lanjut disampaikan Kadispenad, sebati penegasan Kepala Staf Pasukan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

TNI Angkatan Darat mau bersikap terbuka dalam jalan penegakan hukum bagi perseorangan prajurit yang melanggar Peraturan & Perundangan.

Selanjutnya TNI Angkatan Tanah akan terus mengawal cara hukum ini di Oditur Militer IV-18 Manado datang dengan Pengadilan Militer datang tuntas. (Dispenad) ***