Jakarta, Akuratnews. com – Kepentingan daerah harus menjadi fokus kerja tim kerja DPD RI yang secara khusus disusun untuk terlibat dalam proses perdebatan Rancangan Undang-Undang tentang Ciptakerja yang sedang berlangsung saat ini. Demikian ditegaskan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Ditambahkan LaNyalla, DPD betul serius mengawal proses pembahasan & pengisian DIM atas RUU itu. Hal itu diwujudkan dengan membentuk Tim Kerja DPD RI, yang beranggotakan 20 Senator. “Dan hamba tekankan agar fokus mengawal hajat daerah. Ingat kita di sini adalah wakil daerah, ” nyata LaNyalla.

Pernyataan LaNyalla tersebut disampaikan dalam Rapat Penyelarasan antara Pimpinan DPD RI secara para Senator pimpinan Alat Kelengkapan yang tergabung dalam Tim Kerja RUU Ciptakerja. Rakor tersebut sungguh dimaksudkan untuk menyatukan persepsi tentang standing position DPD RI pada pembahasan RUU tersebut. Dengan rujukan Pasal 18 UUD NRI 1945 dan UU sektoral lainnya, terutama UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Selain LaNyalla, dari unsur pimpinan hadir dalam Rakor tersebut Wakil Ketua Nono Sampono dan Sultan Baktiar Najamudin. Sementara Mahyudin berhalangan hadir. Sedangkan 20 Senator pimpinan Alat Kelengkapan DPD tampak hadir lengkap, baik fisik di Senayan, maupun virtual sebab daerah masing-masing.

Bagian Timja terdiri dari Agustin Teras Narang, Yorrys Raweyai, Bambang Sutrisno, Novita Anakotta, Asyera Respati, Abdul Kholik, Badikenita BR Sitepu, Habib Ali Alwi, Abdul Rachman Thaha, Bustami Zainudin, Hasan Basri, Edwin Pratama Putra, Angelius Wake Kako, Evi Apita Maya, Evi Zainal Abidin, Sylviana Murni, Casytha A. Kathmandu, Misharti, Arniza Nilawati, & Eni Sumarni.