Washington DC, Akuratnews. com – Seruan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kepada gubernur di seluruh Amerika untuk ‘mendominasi’ & menangkap serta mengadili orang-orang terpaut aksi unjuk rasa George Floyd dibalas telak oleh Kepala Penjaga Houston, Art Acevedo.

Acevedo minta Trump tutup mulut dan tetap diam serta tidak membahayakan nyawa orang.

“Biarkan saya mengatakan ini pada Presiden Amerika Serikat atas nama kepala polisi di negara ini. Tolong, jika Anda tidak mempunyai sesuatu yang konstruktif untuk dianggap, tutup mulut karena Anda membawa pria dan wanita berusia introduksi 20-an dalam risiko, ” tegas Acevedo seperti dilansir dari SBS, Selasa (2/6).

“Ini bukan tentang mendominasi. Ini mengenai memenangkan hati dan pikiran. Dan mari kita perjelas. Kami tak ingin orang mengacaukan kebaikan secara kelemahan, ” imbuhnya.

Lebih jauh Acevedo berbicara tentang perlunya kepemimpinan dan mengkritik perintah dominasi Trump yang alih-alih tidak menyerukan masyarakat untuk ‘berdiri bersama’.

“Kami tidak ingin ketidaktahuan merusak apa yang ana dapatkan di Houston dan berbicara untuk kolega saya di seluruh negara di mana petugas mereka terluka, anggota masyarakat terluka, ” tandas Acevedo.

Ia mengatakan sudah waktunya untuk membelok aksi ini ke tempat yang seharusnya yaitu bilik suara. Dia mengutip alasan protes itu sebab terlalu banyak orang yang merusak properti tidak pernah repot-repot menuruti.

“Sudah waktunya buat menjadi presiden dan tidak membuktikan menjadi seperti Anda berada di The Apprentice. Ini bukan Hollywood. Ini adalah kehidupan nyata, serta kehidupan nyata berisiko, ” cetusnya.