Surabaya, Akuratnews. com – Datangnya Komisi A DPRD Praja Surabaya di pembangunan Mabuk Icon, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak). Turut siap pula Camat Gayungan, yang langsung menuju pemukiman masyarakat RT 02 RW 01, Kelurahan Gayungan, Kecamatan Gayungan.

Soedibyo, Camat Gayungan mengucapkan, bahwa pihaknya sudah pernah melakukan sosialisasi terkait hasil pembangunan konstruksi Trans Icon ke warga.

“Untuk masyarakat (Kelurahan) Menanggal sudah memperoleh kompensasi dari pihak mabuk icon, tapi untuk warga (Kelurahan) Gayungan malah sedang tarik ulur terkait kompensasi tersebut, ” ujarnya, pada Rabu (1/9/2021).

BACA SERUPA: Dengar Keluhan Warga, Upah A Segera Panggil Owner Trans Icon

Ia mengatakan, bahwa perijinan pihak Mabuk Icon sudah memenuhi kondisi, namun ada kewajiban-kewajiban dengan belum diketahui Soedibyo, kepada warga terdampak dari pendirian Trans Icon ini.

Bertambah lanjut, Ia mengatakan, banyak warga yang mengeluh akibat konstruksi, akan tetapi pihak Trans Icon tidak segera melaksanakan tindakan penyelesaian masalahnya kepada warga yang terdampak.

“Kami sudah komunikasikan ke pihak Trans Icon dan warga, hingga pada kesudahannya warga mengadu ke DPRD Surabaya untuk memberikan solusi dari permasalahan warga, ” ujar Soedibyo.

Di tempat yang sama, Imron, Kontraktor Total Bangun Persada, mengatakan, bahwa pihaknya sebagai kontraktor akan melakukan pendekatan, dengan bahkan sebelumnya sudah menyelenggarakan pendekatan.

“CSR sudah ana lakukan, pertemuan dengan warga juga sudah kami kerjakan, tapi dengan isu hangat seperti ini, kita kudu melakukan pendekatan lagi, ” ujarnya enteng.

Menurutnya, imbalan untuk rumah warga dengan terdampak pembangunan konstruksi, tak disebutkan jelas, bentuk ganjaran yang akan diberikan pada warga nantinya.

“Kita nggak tau ya, kejadiannya tersebut sekarang atau sudah terjadi, kalau memang ada dengan rusak, kita bisa buktikan, karena akibat konstruksi, kita sebagai Total (Bangun Persada, segera) memperbaikinya, ” katanya, lalu menutup pertanyaan wartawan.