Jakarta, Akuratnews. com awut-awutan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sudah melakukan evaluasi tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di Bank Umum serta untuk simpanan di rupiah di Bank Perkreditan Rakyat.

Tingkat Bunga Penjaminan simpanan untuk periode 30 Juli 2020 sampai dengan 30 September 2020 tidak mengalami perubahan, secara rincian sebagai berikut:

Bank Umum :
Rupiah:
5, 25%

Valas :
1, 50%

Bank Perkreditan Rakyat:
7, 75%

Muhammad Yusron selaku Sekretaris Lembaga menjelaskan, Tingkat Bunga Penjaminan yang sah saat ini dipandang masih sepaham dengan perkembangan suku bunga rekan simpanan serta kondisi likuiditas dengan relatif stabil sepanjang periode evaluasi.

Selanjutnya LPS akan terus melakukan pemantauan dan pertimbangan terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan serta terbuka melakukan penyesuaian bertemu perkembangan yang ada.

Sesuai ketentuan, apabila suku kembang simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka cadangan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

“Berkenaan dengan kejadian tersebut, LPS menghimbau bank buat memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dan maksimum nilai persediaan yang dijamin oleh LPS, ” ucapnya, beberapa waktu lalu.

Sejalan dengan tujuan untuk melindungi nasabah dan memperluas cakupan penjaminan, LPS menghimbau agar perbankan lebih memperhatikan ketentuan tingkat kembang penjaminan simpanan dalam rangka penghimpunan dana.

Dalam mewujudkan usahanya, bank hendaknya memperhatikan kondisi likuiditas dan tetap mematuhi ketentuan pengelolaan likuiditas oleh Bank Indonesia, serta pengaturan dan pengawasan perbankan oleh Otoritas Jasa Keuangan.