Sidoarjo, Akuratnews. com – Sejauh ini, nasib pedagang kaki lima (PK-5) di Sidoarjo nampak tak menentu dan kurang mendapatkan menjawab serius. Mereka kerapkali diobrak, minus ada solusi.

Tahu kenyataan tersebut, bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2026 dari PDI-P dan PAN, H. Kelana Aprilianto, dekat disapa Mas Kelana ini ngerasa prihatin.

Karenanya, kelak masyarakat Sidoarjo menaruh kepercayaan padanya untuk mengemban amanah sebagai bupati, dia bakal memperhatikan nasib PK-5 itu.

Bagaimana fikrah Mas Kelana membenahi PK-5 pada menata Sidoarjo lima tahun menjadi lebih baik? Simak tulisan kemuliaan ketigabelas ini.

Raka Kelana mengemukakan, keberadaan PK-5 itu musti diberdayakan, karena mereka termasuk omset daerah. Justru, adanya PK-5, roda perekonomian masyarakat level menengah ke bawah berputar.

“Kenapa PK-5 menjajakan dagangannya di tepi jalan raya, selain dinilai menimbulkan kemacetan, juga membuat wilayah ini terlihat kumuh dan seterusnya? Kemudian, mereka diobrak dan diusir, tanpa solusi yang jelas. Meskipun diberikan tempat, begitu mereka memasukkan lokasinya malah sepi pembeli, ” ungkapnya menyayangkan.

Keluhan PK-5, sambung Mas Kelana, harus didengar. Untuk ini, dia bakal mengajak mereka berkomunikasi dalam satu meja.

“Guna menyiapkan PK-5, saya akan bangun tempat jualan yang representatif bagi mereka. Didesain menyerupai pasar hiburan anak buah. Di tempat ini, selain stand PK-5, ruang pamer produk umkm, juga ada panggung hiburan, berjalan memberikan kesempatan pemula unjuk pembawaan. Lokasinya, tak jauh dari berkepanjangan raya. Kita bangun tempat jualan PK-5 di 18 kecamatan se-Sidoarjo, agar merata, tak terjadi penumpukan PK-5 di pusat kota. Oleh karena itu, nasib PK-5 lebih jelas, dan mereka merasa tenang dan nyaman, ” terang bapak berjiwa entrepreneur ini. (Bersambung)