Depok, Akuratnews. com- PDIP Kota Depok persilakan pihak lain untuk menyatakan teori kepada publik terkait dugaan pelecehan verbal yang dialami Afifah Alia dari kandidat Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH) dari PKS.

Sekertaris DPC PDIP Kota Depok Ikravany Hilman mengatakan sejauh ini pihaknya telah banyak juga menerima imbas dari komunitas meski pihaknya diminta partai untuk fokus pada pemenangan Pilkada Depok 2020.

“Tapi kami menerima banyak imbas dari berbagai komunitas. Terutama publik perempuan, ” kata Ikravany, Senin, (14/9/2020).

Untuk tersebut, lanjut Ikravany, kami mempersilakan dengan lain untuk bersuara. Untuk membuktikan pendapatnya di depan publik.

Menurutnya, yang dialami Afifah ini memang bukan hanya masalah PDI Perjuangan. “Ini soal harkat dan martabat perempuan, ” perkataan Ikravany.

Seperti diberitakan, PDIP tidak membawa kejadian yang dialami kandidatnya itu menuju lembah hukum lantaran DPP PDIP meniti Sekjen Hasto Kristyanto minta partainya fokus pada pemenangan di Pilkada Depok 2020.

“Saya kira alasannya sudah disampaikan sebab pak Sekjen (Hasto Kristyanto) buat fokus kepada upaya pemenangan, ” jelas Sekjen DPC PDI P Kota Depok Ikhrav Hilman.

Diketahui, kandidat Wakil Pemangku Kota Depok dari PDIP Afifah Alia merasa mendapat perlakuan pelecehan verbal saat hari pertama ulangan kesehatan di RS Hasan Sadikin Bandung sekitar awal September 2020 lalu.