Surabaya, Akuratnews. com – Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap catatan  hitam aksi SG, pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Genteng Muhammadiyah dengan ditembak mati polisi pada Minggu (4/10/20) dini hari lalu.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, di dalam catatan kepolisian SG sudah 8 kali beraksi di wilayah Surabaya.

“Sudah ada informasi 8 kali terkait aksi SG dan rekannya ini. Paling banyak dilakukan di wilayah Surabaya memajukan dan Barat, ” terang Isir, dalam konferensi pers, Senin (5/10/20).

Dikatan Isir, pra melumpuhkan SG, nama tersangka S lebih dulu didapat dari rekaman CCTV. Kemudian unit Jatanras mendapati rute pelaku S, dan membekuknya, pada Sabtu (3/10/20).

“Sebelumnya dilakukan penyelidikan di Hidup Genteng Muhammadiyah, kemudian dari rekaman cctv, dipelajari rute pelaku S ini dan dibekuk sekitar jam 16. 00, ” kata Isir.

Isir menambahkan, hasil interograsi dari tersangka S dengan beberapa kali keluar masuk tangsi (residivis), didapat nama rekannya masa melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jl Genteng Muhammadiyah

“Saat akan dilakukan interpretasi, tersangka SG ini melakukan balasan dan sangat membahayakan keselamatan aparat sehingga dilakukan tindakan tegas, terukur dan keras, ” imbuhnya.

Perlu diketahui, tersangka SG sudah masuk dalam Daftar Pekerjaan Orang (DPO), sejak 1 tahun lalu. Dia juga dikenal tidak segan-segan menghabisi nyawa korbannya.

Adapun barang bukti dengan diamankan Polisi yakni, 3 bagian motor yang digunakan sebagai instrumen dan hasil kejahatan, juga senjata tajam, serta kunci T.

Sebelumnya diberitakan, Unit Jatanras Satreskrim Pokrestabes Surabaya, menembak hancur salah satu pelaku pencurian kendaraan bermotor di Jalan Genteng Muhammadiyah.