AKURATNEWS – Anggota Persen VII DPR RI Mulyanto menyambut baik keputusan Pemerintah yang memperpanjang jangka periode pemberian stimulus tarif elektrik hingga Juni 2021.

Menurut Mulyanto keputusan Pemerintah ini sangat positif karena pandemi Covid-19 belum berakhir dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat masih belum sehat.

Mulyanto mengambil program ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan agar stimulus listrik itu dapat diberikan dengan langsung sasaran. Untuk itu Mulyanto minta Pemerintah mengawasi penjelmaan program ini agar tak ada penyimpangan.

“Sebelumnya PKS mendesak Negeri untuk memperpanjang stimulus listrik yang berakhir akhir Maret 2021 lalu.

Karena itu nanti menjelang akhir Juni kita menetapkan evaluasi kembali status pandemi covid-19 dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Jika memang masih belum reda dan ekonomi masyarakat sedang terpuruk akan sangat mengakomodasi bila stimulus listrik untuk masyarakat kecil dan UMKM ini dapat diteruskan hingga akhir tahun 2021, ” ujar Mulyanto.

Seperti diketahui Pemerintah menetapkan tetap memberikan stimulus daerah ketenagalistrikan kepada masyarakat dan pelaku usaha akibat pandemi Covid-19.

Stimulus atau keringanan diberikan berbentuk diskon tarif listrik serta pelaksanaan pembebasan biaya tanggung abodemen serta pembebasan implementasi ketentuan rekening minimum diperpanjang pada periode triwulan II tahun 2021.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Gaya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan bahwa Pemerintah langsung berkomitmen memberikan stimulus untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan rentan, dan kelompok industri dan komersial dalam menghadapi pandemi Covid-19. Rida mengaku PLN telah siap dengan mekanisme penjelmaan kebijakan ini. ***