Surabaya, Akuratnews. com – Guna menekan angka kriminalitas menjelang hari raya Ramadhan, Polrestabes Surabaya melaksanakan operasi Pekat Semeru periode 22 Maret awut-awutan 2 April 2021, pada wilayah hukumnya.

Dari hasil operasi dengan dilaksanakan selama 12 hari jelang ibadah puasa itu, pihak Polrestabes Surabaya mengabulkan pemusnahan 4. 696 botol minuman keras (miras) bermacam-macam merek, pada Selasa (13/4/21).

Selain miras, dalam operasi pekat Semeru 2021 itu, polisi juga mengamankan sabu 410, 44 gram, 33 butir pil ekstasi, 1370 butir tablet koplo dan dua dus petasan.

“Kita menekan angka kriminalitas pertama peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Operasi ini berhasil mengungkap peredaran narkotika selama perut bulan terakhir dengan 2. 834 kasus dan dua. 891 tersangka, ” membuka Kapolrestabes Surabaya Kombes Penuh Johnni Eddison Isir, di Mapolrestabes Surabaya.

Diakui Isir, barang petunjuk miras ini, merupakan buatan sitaan dari sejumlah tempat hiburan, dan toko-toko penjual minuman keras tidak berijin di wilayah Hukum Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes berharap, dengan dilakukannya proses pekat Semeru 2021 dalam Kota Surabaya, ibadah pertarakan di bulan Ramadan mampu berjalan lancar, aman, serta nyaman serta tetap kondusif tanpa ada gangguan Kamtibmas. Terutama masih masa pandemi COVID-19 dengan tetap membentengi protokol kesehatan.

Perlu diketahui, Polrestabes Surabaya juga telah mengungkap dan menindak premanisme sebanyak 2. 285 kasus dengan tersangka 2. 278 orang, prostitusi dan pornografi 77, dengan tersangka 7 orang, perjudian 13 kasus dengan simpulan 15 orang, miras 985 kasus dengan tersangka 402 orang, handak / petasan 33 kasus dengan tersangka 3 orang dan narkoba sebanyak 80 kasus serta mengamankan sebanyak 105 orang tersangka.