Bandung, Akuratnews. com – Lagi, kasus prostitusi online melibatkan artis terjadi. Kini giliran artis berinisial TA diamankan penyidik Subdit V Tim Siber Ditreskrimum Polda Menjelajahkan dari kamar sebuah hotel dalam Bandung.

Saat diamankan, TA sedang berada di dunia dengan seorang pria. Namun, belum diketahui, apakah saat ditangkap MENODAI tengah atau telah melakukan ikatan intim.

TA sendiri diduga merupakan artis dan foto model majalah dewasa. Selain itu, TA juga pernah berakting di sejumlah sinetron. Ia tiba di Mapolda Jabar sekitar pukul 18. 30 WIB.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Mencuraikan, Kompol Reonald Simanjuntak mengatakan, penangkapan terhadap TA dilakukan setelah pemeriksa mengamankan empat orang terkait pelacuran online.

“Jadi sejenis ini, kami dari Siber Ditreskrimsus Polda Jabar mengamankan seorang wanita berinisial TA dari sebuah hotel dalam Bandung. Di mana ini (penangkapan) adalah hasil dari runtutan dari empat tersangka lain yang telah kami amankan sebelumnya, saya taksir itu dulu biarkan kami menyala dan kami akan beritahukan kemajuan lebih lanjut, ” kata Kompol Reonald di Gedung Ditreskrimsus Polda Jabar, Kamis (17/12) malam.

Reonald menambahkan, TA berperan sebagai artis, selebgram dan gaya.

“Soal dugaan keterlibatan kasus apa, nanti, kami kontrol dulu yang bersangkutan (TA) sebagai saksi. Nah dari empat orang, tiga adalah perannya sebagai muncikari, ” ujar Reonald.

Disinggung soal TA diamankan terpaut kasus prostitusi? Reonald membenarkannya.

“Iya (terkait kasus pelacuran online). Saya kira itu dulu, ” ucapnya.

3 mucikari yang diamankan terlebih zaman, imjuh Reonald, ditangkap di Zona, Jakarta, dan Bogor.

“Untuk TA diamankan tadi pada salah satu hotel di Bandung. Pokonya salah satu hotel dalam Bandung, ” jelas Reonald.

Saat diamankan, ujar dia, TA sedang berada di zona dengan seorang pria.

“Ada barang bukti, nanti bahan buktinya kita paparkan lebih lanjut, ” ujarnya.

Selain TA, polisi juga mengamankan seorang pria yang merupakan sopir awak TA.

Ditanya tentang barang bukti uang yang diamankan dan tarif TA dalam pelacuran online ini, Reonald enggan mengungkapkannya.

“Itu nanti, ” pungkas dia.