AKURATNEWS. COM – RSUD Kota Bogor kini tengah membutuhkan banyak Tenaga Kesehatan atau Nakes pasca puluhan pegawai dan Nakes di RSUD terpapar Covid-19.

Wakil Direktur Penyajian RSUD Kota Bogor, dr Sari Chandrawati mengatakan, tersedia sebanyak 55 pegawai pada lingkungan kerjanya yang terpapar Covid-19.

“Bulan ini di angka 25 (nakes), SDM yang lain 20 orang, tapi sedang ada data yang belum masuk, kurang lebih telah sekitar 55 tenaga kita baik nakes maupun non nakes (terpapar), ” ujar Sari, Rabu, (30/6).

Dia mengatakan, para pegawai yang terpapar Covid-19 terdiri dari tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga pendukung lainnya. Ke 55 Nakes saat ini sedang lakukan isolasi mandiri.

Saat ini, masih cakap Sari, pihaknya sedang mengaduk-aduk tenaga medis yang siap pakai untuk meningkatkan kapasitas dan kekurangan tenaga medis.

Tenaga kesehatan tubuh yang dibutuhkan mulai dibanding dokter, perawat, tenaga penunjang medis, paramedik dan tenaga lainnya.

“Kebutuhan kita 66 orang. Sudah ada 48 pendaftar, 25 orang saat ini sedang menjalani tes. Intinya kita akan operasional sesuai SDM yang ada. Kita lihat berapa SDM yang kita miliki nanti, ” ujarnya.

Diketahui, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pada rumah sakit rujukan termasuk RSUD Kota Bogor naik seiring kasus Covid-19 di Kota Bogor yang meningkat.

Dari masukan yang berhasil dihimpun makin menunjukan BOR di RSUD per Selasa (29/6) mencapai 91, 6 persen.