AKURATNEWS porakporanda Hal memikat diungkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat saat merilis penangkapan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji yang terseret kasus narkoba jenis ganja.

Dalam pengembangan kasus ini, selain barang bukti yang lain yakni biji, batang ganja, polisi mengamankan sebuah sendi berjudul ‘Hikayat Pohon Ganja’. Barang bukti ini diperoleh polisi dari lokasi ke-2 yakni di kediamannya di wilayah Bandung.

Menurut pengakuan Anji zaman diriksa, buku ini dimanfaatkan untuk edukasi terkait ganja.

“Karena dalam 48 negara bagian di Amerika Serikat sudah melegalkan tanaman ganja ini. Memang itu bukan ranah kita di kepolisian, ” ujar Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo dalam Mapolres Jakarta Barat, Rabu (16/6).

Petugas juga menemukan total 30 gram ganja dari dua lokasi.

“Kalau kami gabungkan antara TKP pertama dan kedua tersedia 30 gram (ganja), ” ungkap Ady.

Pada polisi Anji mengaku telah mengonsumsi ganja sejak September 2020.

“Tidak terlalu rutin. Oleh karena itu memang menurut pengakuannya terakhir dua kali, tidak rutin setiap hari. Sejak September 2020, ” kata Ady.

Terkait kronologis penangkapan, dijelaskan Ady, penangkapan dilakukan pada Jumat 11 Juni sekitar pukul 19. 30 WIB.

“Berawal dari informasi masyarakat, ada seseorang yang memiliki ganja di wilayah Palmerah. Dari situ kita kembangkan informasi tersebut dan berujung pada mengamankan saudara Anji di studio rekamannya pada wilayah Cibubur. Yang bergandengan sangat kooperatif sehingga kita tidak mengalami kesulitan dalam pengumpulan barang bukti yang ada di lokasi prima di Cibubur, ” beber Ady.

Bahan bukti yang diamankan berbentuk ganja, beberapa ekstrak ganja, kertas papir dan speaker yang digunakan menyembunyikan atau menyimpan ganja tersebut.

Keesokan harinya, Sabtu (12/6/21), Anji dengan koorperatif menyampaikan informasi kepada kalau masih ada lagi barang-barang yang berkaitan dengan ganja yang disimpan dikediamannya pada Bandung.

Sebab hasil pemeriksaan urin yang sudah dilakukan terhadap Anji, urin yang bersangkutan positif THC.

Anji juga mengakui jika dia mendapatkan ganja tersebut dibanding situs online yaitu megamarijuanastore. com. Situs ini diduga berada di wilayah Amerika Serikat (AS).

“Untuk mengakses situs itu harus memiliki ID, zona ID nya itulah diperoleh dari seorang yang sekarang sedang DPO. Dialah yang memiliki ID. Tinggal mengambil jenisnya, nanti DPO dengan diberi inisial BRO ini yang akan melakukan pemesanan, dan langsung diserahkan pada Anji, ” ungkap Ady lagi.

Saat ini, DPO berinisial BRO ini masih dalam pekerjaan dan akan terus didalami Satres Narkoba bekerja sesuai dengan Cyber Crime untuk bisa mengungkap jaringan ataupun sumber narkotika melalui situs-situs yang berada di luar negeri.

Untuk hal ini, Anji ditetapkan sebagai tersangka dengan diijerat pasal 111, 127 UU No 35/2009 dengan risiko empat sampai 12 tarikh penjara.