Sidoarjo, Akuratnews. com kepala Sebenarnya penerbangan yang ditempuh calon Bupati Sidoarjo nomer urut 3, diusung PDI Perjuangan dan PAN, serta didukung enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia), juga kelompok pro-perubahan dari berbagai kalangan, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) lantaran Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Jakarta menuju Ghana, sebuah negara di sepanjang Teluk Guinea, Afrika Barat dirasakan cukup jauh & sangat melelahkan, karena memakan periode 25 jam.

“Oleh karena, tujuan kita ke Ghana, selain menghadiri undangan kehormatan sejak kerajaan, King of Kumasi, serupa bawa misi utama, ikhtiar melahirkan kemakmuran Sidoarjo ke depan. Alhasil, penerbangan kita tak terasa apa-apa, ” ujar Mas Kelana tersenyum.

Dijelaskan pasangan bahan Wakil Bupati Sidoarjo, Bunda Astutik ini, dia menumpang pesawat ‘Ethiopian Airlines’ berangkat dari Bandara Soetta pukul 18. 35 wib, 3 jam penerbangan, transit di Bandara Kuala Lumpur (Malaysia), rehat 4 jam. Lalu, pukul 02. 40 wib kembali terbang dan transit di Bandara Addis Ababa (Ethiopia) pukul 12. 00 wib, berhenti 2 jam. Penerbangan berlanjut, 7 jam kemudian baru mendarat di Bandara Accra (Ghana) pukul 22. 00 wib.

“Jadi, kita terbang dari Bandara Soetta, Jumat (2/10/2020) pukul 18. 35 wib. Lalu, transit dua kala di Kuala Lumpur dan Addis Ababa. Baru, Sabtu (3/10/2020), pukul 22. 00 wib kita datang di Bandara Accra, ” terangnya.

Nah, setibanya dalam Bandara Accra, kemana Mas Kelana melanjutkan perjalanannya, sebelum menghadiri seruan kehormatan Kerajaan Ghana, King of Kumasi? Akuratnews. com menyajikan sekilas dalam tulisan seri ke-115 tersebut.

Mas Kelana menyuarakan, sesampainya di Bandara Accra, dia melanjutkan perjalanan menuju hotel berkelas di Ghana, Kempimski.

“Di hotel ini, kedatangan kita disambut suka cita oleh lupa seorang kerabat Presiden Ghana, Mr. Yosep, ” katanya.

Kemudian, sambung Mas Kelana, tempat bersama Mr. Yosep berbincang sepi dalam suasana penuh keakraban serta kehangatan.

“Tentu, saat bertemu dan ngobrol bareng Mr. Yosep, kepenatan perjalanan jauh kita seolah tak terasa. Lalu, dia menyerahkan cindera mata pada kita, serta mendukung pencalonan kita jadi kepala daerah dengan memberikan salam tiga jari, wow! ” ucapnya bersemangat. (Bersambung)