Surabaya, Akuratnews. com – Terdakwa Holil Bin Bagonh dan Dedy Irawan alias Ambon, kurir Narkoba dengan barang bukti 8 Kg, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Rabu (23/6/2021)

Dalam keterangannya dihadapan molek Hakim, Holis cs mengiakan mendapat perintah dari Rubai alias Brekele rekannya (Holil) saat menjadi pelaku Curanmor dan sempat bersama sesuai mendekam di Polres Lamongan.

“Saya diperintah Brekele untuk berangkat ke Medan, mengambil barang (Sabu), sampainya disana kami terlebih dahulu menginap di Hotel, ” ungkap terdakwa Holil.

Disinggung keterlibatan dua rekannya yakni Moch Ariyansah adik dari Dedy Ariawan alias Ambon dan M. Rusli (berkas terpisah), Holil mengungkapkan keduanya berperan sebagai pengawal dalam kunjungan.

“Mereka tidak tahu yang mulia, cuma mengawal dalam perjalanan, siap kalau didepan ada proses mereka memberitahu kami, ” tambahnya.

Baca Juga: Jadi Suruhan Sabu, Mantan Pelaku Curanmor Terancam Hukuman Mati

Terdakwa Holil mengungkapkan, untuk mengambil sabu di Pinggir Tol Kualanamu, Medan, dirinya juga diperintah oleh Rubai alias Brekele.

“Kami tak kenal yang mulia, cuma disuruh menunggu di berkepanjangan dan ada yang mendekati dengan sandi Baju anyar, ” ungkapnya lebih tinggi.

Saat ditanya jumlah upah yang diterima, terdakwa Holil mengaku memiliki Rp 20 juta pada 1 kilogram nya dengan total keseluruhan sebesar Rp 760 juta selama 3 kali pengambilan.

“Pertama 20 kg, kedua 10 kg dan terakhir 8 kg. Dan upahnya dibagi dua yang syahdu belum termasuk dipotong imbalan transportasi, ” beber Holil.

Disingggung apakah dirinya pernah ditangkap sebelumnya, terdakwa Holil tidak menampiknya. ” Pernah yang agung, tapi perkara lain (Curanmor), ” pungkasnya.

Sementara terdakwa Dedy Irawan alias Ambon, Moh. Ariyansa dan M. Rusli saat ditanya terkait keterangan terdakwa Holil, membenarkan. ” Iya yang mulia, benar, ” ucap ketiganya.

Seperti diketahui, keempat tersangka (Holil CS, red) itu ditangkap Anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di Jambi, sekilat mengisi BBM, dalam pemeriksaan, petugas mendapatkan barang masukan sabu seberat 8, 38 kg yang disimpan di jok tengah dibawah tumpukan Durian.