Daerah, Akuratnews. com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan sosialisasi dan pendisipilinan adat kesehatan pada masyarakat di Kota Medan, Binjai dan Deli Serdang (Mebidang). Di Medan sendiri, gabungan tugas melaksanakan sosialisasi di Pekerjaan Yos Sudarso dan Simpang Limun Medan, Selasa (25/8/2020).

Di Jalan Yos Sudarso, Awak Gabungan yang terdiri GTPP Covid-19 Medan, TNI, Polri dan Satpol PP memberikan pengarahan pada asosiasi untuk tetap menggunakan masker dalam area publik. GTPP Covid-19 Daerah juga menerapkan Peraturan Walikota (Perwal) Medan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Kerangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Kawasan.

Hadir dalam sosialisasi tersebut Plt Walikota Medan Akhyar Nasution, Wakil Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Mebidang (Kepala Kantor Provinsi Kementerian Pertahanan Sumut) Azhar Mulyadi, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut Irman Oemar.

Plt Walikota Zona Akhyar Nasution mengingatkan pada klub untuk tetap mematuhi protokol kesehatan tubuh dalam setiap aktivitas. Akhyar menyontohkan bahwa ia yang kerap mematuhi protokol kesehatan masih juga sanggup terpapar virus tersebut.

“Saya ini setiap hari santun disiplin menggunakan masker, masih bisa kena juga. Apalagi saudara-saudara kita tidak menggunakan masker, maka daya terkena Covid-19 lebih tinggi lagi. Kalau sudah kena, pengobatan dengan sangat lama dan biayanya langka, ” ucap Akhyar.

Akhyar juga menyampaikan jumlah asosiasi yang terinfeksi di Kota Medan sampai saat ini terus beranjak. Data terakhir disampaikannya, 3. 000-an masyarakat yang sudah positif terkena. Oleh karenanya, ia meminta klub untuk mematuhi protokol kesehatan.

Wakil Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Mebidang Azhar Mulyadi mengucapkan, dengan kebersamaan dan gotong royong diharapkan dapat menuntaskan pandemi ini. Menuru Azhar, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi telah memerintahkan gugus suruhan untuk lebih memfokuskan penanganan di Mebidang.

“Sesuai instruksi Gubernur Edy Rahmayadi untuk menumpukkan tugas kita di Mebidang. Harapan kita bersama ini bisa jadi, ” katanya.

Tatkala itu, Plt Kepala Dinas Hubungan dan Informatika Provinsi Sumut Irman Oemar menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan perintah Gubernur Sumut mencuaikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 34 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam Provinsi Sumut. Dalam penerapan peraturan masyarakat pada protokol kesehatan dilakukan tindakan di lapangan.

Dijelaskan Irman, protokol kesehatan itu meliputi memakai masker, rajin menyuci tangan dan menjaga jarak secara standar kesehatan. Diharapakan nantinya kesibukan rutin ini dapat memutus penyaluran Covid-19 yang saat ini difokuskan di daerah Mebidang.

“Ya mudah-mudahan kita akan bisa memutus mata rantai Covid itu, penyebaran penyakit ini dapat meminimalisir, ” katanya.

Di razia masker dan sosialisasi tersebut, petugas gabungan membagikan masker di dalam masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Yos Sudarso juga memberikan sanksi. Sanksi push up dan penyitaan kartu identitasi (KTP) juga dilakukan dalam razia ini yang mengacu pada implementasi Perwal Medan Nomor 11 Tarikh 2020 Pasal 15 ayat (1).

Sebanyak 33 orang dilakukan tindakan push up, serta 9 orang disita KTP sebab dengan acuh tidak menggunakan kedok di jalanan. Di antaranya awak Medan 6 orang, Deli Serdang 2 orang dan Langkat satu orang. KTP ini sendiri mampu diambil masyarakat di Kantor Satpol PP Kota Medan dan hadir langsung tanpa diwakilkan.

Pada sosialisasi di Pajak Cagak Limun Medan, Tim Gabungan serupa melakukan sosialisasi pada pedagang dan pembeli, seraya mengingatkan untuk lestari menggunakan masker agar dapat melindungi diri sendiri dan keluarga.

Apresiasi dan terima bergurau juga disampaikan para pedagang arah sosialisasi tersebut dan diharapkan klasifikasi masker ini terus dilaksanakan, agar kesedaraan masyarakat pada protokol kesehatan semakin baik.

“Kita mengucapkan apresiasi atas perhatian negeri sudah mengingatkan kita untuk tentu memakai masker. Terima kasih pula dapat masker gratis, ” cakap Yuni, salah satu pedagang kain di Simpang Limun.