Bekasi, Akuratnews. com   Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) menganjurkan 143 hewan kurban kepada masyarakat di sekitar bengkel dan sales office CCEP Indonesia di seluruh Nusantara.

Masih di dalam situasi pandemi Covid-19, tentunya penyerahan dilakukan dengan menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, yang mana CCEP Indonesia menyerahkan 3 belakang sapi dan 29 ekor kambing untuk warga dalam sekitar pabrik CCEP Indonesia Bekasi dan kantor di Jabodetabek.

“Kami sangat bersyukur bahwa di tahun ini, di tengah pandemi yang masih berlaku, kami tetap memiliki kesempatan untuk merayakan hari umum Idul Adha dengan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional kami, ” perkataan Nurlida Fatmikasari selaku Regional Corporate Affairs Manager Coca-Cola Europacific Partners Indonesia, dalam keteranganya, Selasa 20 Juli 2021.

“Semoga melalui dukungan ini, hubungan silaturahmi menjadi semakin kuat dan kedepannya dapat tetap bersama menghadapi tantangan dan menjalankan banyak kegiatan meyakinkan di berbagai bidang, ” lanjutnya.

Ada dalam serah terima hewan kurban; Radita A. Wicaksana, Corporate Affairs Executive sebagai perwakilan dari CCEP Nusantara menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Mulyadi, Kepala Desa Sukadanau, H. Hanafi, arsitek masyarakat Desa Sukadanau serta perwakilan tokoh masyarakat yang lain.

“Kami mengutarakan terima kasih banyak kepada Coca-Cola Europacific Partners Nusantara atas pemberian hewan persembahan bagi masyarakat di Tempat Sukadanau. Apresiasi untuk perusahaan yang dalam kondisi pandemi seperti saat ini masih bisa berkontribusi bagi lingkungan sekitar, ” tutur Mulyadi, Kepala Desa Sukadanau.

CCEP Indonesia juga menyerahkan arahan dan menghimbau biar dalam pelaksanaan Idul Adha saat ini wajib menerapkan dan memathui protokol kesehatan perlu pencegahan penyebaran Covid-19. Berangkat dari penyerahan, penyembelihan serta pembagian hewan kurban pertama dalam mencegah terjadinya kelompok warga untuk mengantisipasi penyaluran virus corona demi melindungi kesehatan dan keselamatan beserta.