Jakarta, Akuratnews. com kacau Motif aksi premanisme berupa perusakan, penyerangan dan penembakan secara brutal yang memakan target jiwa di Green Lake City, Tangerang, hingga pembacokan di Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (21/6) terkuak.

Polisi membicarakan, pemicu serangan tersebut adalah sakit berlatar masalah keluarga antara John dan Nus Kei.

“Motifnya terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan negeri. Mereka saling ancam melalui HP. Ini sesuai keterangan yang kami terima dari tersangka, ” nyata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6).

Kasus ini, lanjutnya, ada pasal pemufakatan jahat sejak awal. Dari hasil pemeriksaan HP pelaku, ada perintah dari JK (John Kei) ke anggotanya.

“Indikator dari pemufakatan biadab adanya perencanaan pembunuhan terhadap Nus Kei dan YDR, ” berlanjut Nana Sudjana.

Insiden ini sendiri diawali pukulan anggota John Kei terhadap kedua anggota Nus Kei di daerah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu siang.

Dalam pukulan itu, dua orang terluka. Lupa seorang yang bernama Yustus Dorwing Rahakbau bahkan meninggal dunia. Sedangkan seorang lainnya, yaitu Angki Runatora mengalami cacat, dua jarinya habis dibacok.

Dari Kosambi, gerombolan anak buah John Kei langsung menuju Tangerang ke rumah Nus Rumatora alias Nus Kei di Perumahan Green Lake City, Cluster Australia No 52.

Dijelaskan Kapolsek Cipondoh, Kompol Jimmy M Simanjuntak, dalam pukulan ke rumah itu Nus Kei tidak ada di rumah. Diduga sudah berhasil kabur. Hanya letak adik, anak, dan istrinya.

“Saat kejadian tersebut yang berada di dalam rumah ialah Reni, istri Nus Kei, Anggi anak Nus Kei, Tio anak Nus Kei, dan Ririn adik istri Nus Kei, ” benar Jimmy, kepada wartawan di Cipondoh, Senin (22/6).

Itu semuanya selamat, karena berhasil umpet ke lantai atas rumah dan lompat menyebrang ke rumah sebelahnya. Akibatnya, kelompok John Kei pula merusak barang-barang Nus Kei dengan ada di rumah.

“Mereka merusak rumah Nus Kei dengan cara mendobrak pintu, mengatasi kaca jendela dengan barbel serta merusak ruang tamu, serta kamar tidur dengan senjata tajam bersifat parang, ” sambung Jimmy.

Tidak hanya itu, gerombolan ini juga merusak dua bagian mobil Nus Kei, yaitu Mazda X7 B 16 KEI dan Toyota Yaris B 8669 LJ, serta Mitsubishi Pajero B 1373 BJP milik tetangga Nus Kei.

Tidak menemukan barang apa yang dicari, kelompok John Kei pulang. Melihat gerbang Cluster Australia ditutup pagar besi, mereka menabrak dan membuang tembakan sebanyak tujuh kali dimana salah satunya melanda driver ojol bernama Andreansyah.