AKURATNEWS. COM : Satu wilayah RW di Kelurahan Jatijajar, Tapos Kota Depok, Jawa Barat memutuskan menutup akses mobilitas dengan menerapkan mikro lockdown sesudah 60 warga terpapar Covid-19.

Ketua RW 01 Kelurahan Jatijajar Ahmad Mauludin mengatakan keputusan mikro lockdown dilkukan setelah sixty orang warganya terpapar Covid-19 dan ada kesepakatan oleh para warga.

“Micro lockdown setelah ada kesepakan dari seluruh warga di RW 01 guna mencegah penyebaran virus yang lebih meluas sekaligus mengikuti imbauan dari peraturan Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Depok dan Majelis Ulama Indonesia”, ujar Mauludin, Jumat, (2/7).

Dia mengatakan kesepakatan mikro lockdown dilakukan sejak 2 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang guna terhindar dri penyebaran Covid-19 yqng lebih luas.

Mauludin juga berharap kepada warga lain yang menggunakan hubungan jalan melalui wilayah RW 01 agar memilih hubungan jalan lain untyk menuju wilayah Cilangkap, Tapos serta Terminal Jatijajar.

“Kami menutup dengan website satu pintu selama lockdown serta menugaskan pada sembilan RT lainya secara bergantian menjaga pintu portal buat menjaga warga kami tetap keadaan sehat”, katanya.

Mauludin menyebut, dri 60 orang warga yang terpapar Covid-19 juga telah ada yang meninggal. Buat yang terpapar Covid-19 kini telah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Ia berharap pemerintah memantau kondisi warganya. Tidak merupakan hanya mengecek kondisi kesehatan, namun juga mengirim bantuan logistik kepada warga yg melakukan isolasi mandiri.

Ditambahkan Mauludin, pihaknya juga berharap agar tenaga kesehatan dari Pemkot Depok dapat melakukan pengecakan massal dan memantau kondisi warga-warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri.

Saat ini pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk mengurangi kegiatan di luar rumah serta membatasi tamu yang masuk ke wilayahnya.

Melansir data resmi perkembangan Covid-19 Pemerintah Kota Depok, jumlah pasien terkonfirmasi positif hingga hari ini hingga pukul 12: 00 wib sudah mencapai angka 62. 378 orang, meningkat 574 dari satu hari kemarin.

Sementara kasus aktif sebanyak 9. 575 pasien meningkat 319 orang, sembuh 51. 698 orang, meningkat 245 orang dan meninggal dunia 1. 105 orang meningkat ten orang.