AKURATNEWS – Awalnya, program prioritas Pemkab Sidoarjo berbentuk universal health caverage (UHC), yakni menanggung iuran bulanan ratusan ribu warga Sidoarjo yang baru tercatat menjelma peserta BPJS kesehatan kelas III akan di-launching rata-rata April 2021.

Namun, launching program tersebut mendadak mengalami penundaan. Alasannya, MoU UHC itu mutakhir ditandatangani April. Sehingga, rencana BPJS gratis ini diperkirakan terealisasi Mei 2021.

Hal itu tersibak ketika Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor, didampingi Ketua DPRD, Usman saat menjawab perkara awak media usai rapat paripurna DPRD, Rabu (5/5/2021) lalu.

“MoU UHC baru April diteken. Kita pastikan Mei ini terealisasi, tapi kita masih menunggu waktu yang pas. Sebenarnya, yang punya hajat program BPJS gratis tersebut legislatif, guna menaikkan angka ‘electoral’ mereka di dapilnya. Jadi, bukan hanya keinginan eksekutif saja, ” habis-habisan Bupati Muhdlor.

Menurut informasi yang jadi dihimpun Akuratnews. com sebab berbagai sumber, Pemkab Sidoarjo telah menganggarkan dana sejumlah Rp14 miliar perbulan untuk program UHC itu.

Sedangkan, masyarakat Sidoarjo yang ditanggung Pemkab itu mereka yang belum terekam sebagai peserta BPJS kesehatan kelas III dan mutlak jumlahnya 104 ribu atma. ***